Mediasi Ojol Bojonegoro dan Mie Gacoan, Cari Titik Temu Antara SOP Nasional dan Keadilan Bagi Driver

- Admin

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Langkah antisipatif diambil oleh komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu guna menjaga kondusivitas wilayah dari potensi konflik. Belajar dari insiden keributan yang pernah terjadi di Malang dan Surabaya, perwakilan driver melakukan mediasi dengan manajemen Mie Gacoan Bojonegoro pada Rabu (7/1/2026). Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Ketua Ojol Bojonegoro Bersatu, Suwito yang akrab disapa Wio, menyampaikan keresahan para driver terkait ketimpangan antrean antara driver aplikasi resmi dengan layanan Jasa Titip (Jastip) partai besar.

“Kita dirugikan kalau menunggu berjam-jam tapi orderan tidak lebih dari 5 porsi, sedangkan Jastip jauh lebih banyak. Pihak ojol tidak bisa menutup layanan tersebut, harus dari pihak Mie Gacoan sendiri yang mengatur layanannya,” tegas Wio.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Desaign Busana Khas Motif Batik

Menanggapi keluhan tersebut, Handy selaku Humas Mie Gacoan yang didampingi Indah selaku Store Manager (SM) area Bojonegoro, memberikan penjelasan mengenai standarisasi pelayanan mereka.

Handy mengungkapkan bahwa Mie Gacoan, yang berpusat di Malang, menerapkan aturan yang seragam di seluruh Indonesia.

“Dengan pertemuan ini saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tapi apa yang dilakukan area Bojonegoro sudah sesuai SOP. Hampir sama SOP-nya di kurang lebih 315 outlet se-Indonesia,” terang Handy.

Meski operasional di lapangan harus patuh pada SOP yang berlaku secara nasional, pihak manajemen Mie Gacoan Bojonegoro tidak menutup mata terhadap dinamika lokal.
Handy berkomitmen untuk membawa aspirasi driver ojol Bojonegoro terkait permasalahan Jastip ini ke tingkat pimpinan pusat.

Baca Juga:  Wabup Pamekasan Meninggal Dunia

Dalam kesempatan tersebut, Handy juga memaparkan pesatnya perkembangan Mie Gacoan. Saat ini, hampir seluruh wilayah di Jawa Timur telah memiliki cabang, dan ekspansi terus berlanjut.

“Untuk Jawa Timur yang belum kita buka hanya di Pacitan, tapi Insya Allah sebentar lagi kita akan buka di sana,”terangnya.

Disela sela pertemuan wio dan para driver ojol mengatakan, Mediasi ini menjadi langkah penting untuk mencegah terulangnya peristiwa kelam seperti bentrok juru parkir di Tlogomas Malang atau perselisihan karyawan di Ambengan Surabaya.

Baca Juga:  Sah! AKBP Yenni Diarty Pimpin Polres Bojonegoro, Awali Tugas dengan 'Kulo Nuwun'

“Dengan duduk bersama, diharapkan tercipta solusi yang adil bagi driver ojol sebagai mitra, maupun bagi manajemen resto dalam menjalankan bisnisnya,” pungkas Wio.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB