UPI Sumenep dan IWO Kolaborasi Perkuat Literasi Hukum Jurnalistik

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep menggelar seminar jurnalistik bertema “Hukum dan Kebebasan Pers: Perlindungan Jurnalis di Tengah Tekanan dan Tuntutan Publik” yang bekerja sama dengan Universitas PGRI (UPI) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, Forkopimda, Jajaran Civitas Akademika Kampus UPI Sumenep, LPM Retorikan, Ketua Asosiasi Wartawan Se Kabupaten Sumenep, dan Ratusan Peserta Seminar Jurnalistik.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog penting dalam memperkuat pemahaman mengenai pelindungan jurnalis serta penguatan etika pers di tengah dinamika era digital, dengan mengahadirkan tiga narasumber, di antaranya, Wartawan Senior Kabupaten Sumenep Ibnu Hajar, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Hairul Anwar, dan Perwakilan Kasat Reskrim Polres Sumenep, Briptu Daud Rahman.

Baca Juga:  Berkas Sopir Mendiang Vanessa Angel Dinyatakan P21 Siap di Sidangkan

Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, dalam sambutannya menegaskan, bahwa pers merupakan pilar keempat demokrasi yang memegang peran vital sebagai penjaga transparansi dan kontrol sosial.

Namun, ia mengakui bahwa tantangan profesi jurnalis hari ini semakin berat, mulai dari tekanan publik, ancaman hukum, hingga risiko keselamatan yang seringkali mengintai.

“Tidak jarang jurnalis menghadapi intimidasi, kekerasan, bahkan kriminalisasi hanya karena menjalankan tugas mulia mencari kebenaran,” tegasnya, di Graha Kemahasiswaan UPI Sumenep, Kamis (27/11/2025).

Melalui seminar ini, pihakmya mengajak seluruh peserta untuk memperkuat pemahaman tentang perlindungan hukum bagi jurnalis, menjunjung tinggi kode etik, serta memperluas kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan media.

Imam Mustain juga berharap kerja sama antara IWO dan UPI Sumenep terus berlanjut untuk memajukan kualitas pendidikan dan literasi jurnalistik di daerah.

Baca Juga:  Sedang Enak Duduk di Gubuk, Warga Batang-Batang Diamankan Polisi

Sementara itu, Rektor UPI Sumenep, Asmoni, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa UPI kini semakin berkembang dan menaruh perhatian besar terhadap penguatan kompetensi jurnalistik mahasiswa, baik melalui mata kuliah jurnalistik wajib maupun pembinaan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Retorika.

“Perubahan arus informasi menuntut mahasiswa dan jurnalis untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang regulasi pers seperti UU Pers, UU ITE, dan keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Asmoni juga menegaskan, kesiapan UPI untuk terus berkolaborasi dengan media dalam berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim menekankan, bahwa kebebasan pers harus tetap terukur dan berbasis tanggung jawab.

Pers, menurutnya, memiliki fungsi strategis sebagai penguat demokrasi melalui penyebaran informasi yang akurat dan edukatif.

Baca Juga:  Sambut Keluarganya yang Umroh, Warga Dungkek Sumenep Tewas Kena Ledakan Petasan Bambu

Ia pun mengapresiasi peran jurnalis yang telah membantu pemerintah menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat.
Namun, ia juga mengingatkan adanya tantangan berat yang dihadapi insan pers di era digital, seperti tekanan publik, tuntutan kecepatan, dan risiko penyebaran misinformasi.

“Intimidasi terhadap jurnalis tidak boleh dibiarkan. Jika hal itu terus terjadi, yang rusak bukan hanya profesinya, tetapi juga demokrasi kita,” tegasnya.

Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya dukungan legislatif dalam memperkuat ekosistem pers, sembari menegaskan bahwa kritik konstruktif dari media adalah energi untuk perbaikan pemerintah.

Ia menutup sambutannya dengan tiga pesan penting, menjaga profesionalisme, bijak dalam ruang digital, serta membangun kolaborasi sehat antara pers dan pemerintah tanpa mengurangi independensi media. (EM)

Penulis : Kris

Editor : Putri

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru