Disdik Sumenep Keluarkan Surat Edaran Belajar di Rumah

- Admin

Senin, 16 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Terkait merebaknya Virus Covid-19 atau Corona Virus di Indonesia, semua pihak terpaksa meliburkan sekolah secara serentak di Indonesia di semua jenjang, hal itu dilakukan diharapkan dapat mencegah penularan antara satu sama lain.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait peningkatan kewaspadaan terhadap Virus Covid-19, serta memperhatikan perkembangan saat ini terkait Virus Covid-19 tersebut.

Surat edaran Dinas Pendidikan dengan nomor surat 420/423/435.101.1//2020 yang dikeluarkan pada Kamis 16 Maret 2020, perlu untuk mengambil tindakan pencegahan secara efektif.

Baca Juga:  Orangnya Tidur, Kandang Ayam Milik Warga Dasuk Hangus Dilalap Api

Dalam surat edaran tersebut Dinas Pendidikan meliburkan siswa terhitung sejak tanggal 15 Maret 2020 sampai dengan 29 Maret 2020 nanti, dan menggantinya dengan cara belajar di rumah secara mandiri, metode dalam jaringan (online) atau dalam bentuk penugasan sesuai dengan kurikulum yang sudah ditentukan.

Lain dari itu juga, dihimbau kepada wali siswa agar putra/putrinya berdiam di rumah dan tidak berkunjung ke tempat keramaian, rekreasi karena dikhawatirkan tertular atau menularkan Virus Corona.

Namun dalam surat edaran tersebut bagi guru/tenaga pendidik/tutor tetap masuk sekolah untuk melaksanakan belajar online ataupun menyiapkan adminitrasi yang diperlukan.

Baca Juga:  Jejak Kaum Aktivis, Buku Perjalanan Menjadi Mahasiswa Kritis

Selain itu, seluruh satuan pendidikan hendaknya melaksanakan protokol kesehatan dengan menyediakan sarana cuci tangan menggunakan sabun, dan juga bekerjasama dengan wali siswa serta berkoordinasi dengan dinas Kesehatan/Rumah Sakit/Puskesmas apabila ada anak didiknya atau tenaga pendidiknya yang terindikasi terkena Virus Corona.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru