Tujuh Warga Sampang Ditangkap Polisi saat Asyik Judi Remi di Malam Ramadhan

- Admin

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Sebanyak tujuh orang di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diamankan polisi usai kedapatan bermain judi remi.

Ironisnya, praktik perjudian ini dilakukan pada malam bulan suci Ramadhan, saat umat Islam seharusnya menjalankan ibadah.

Adapun ketujuh orang yang diamankan berinisial SR (55), MT (56), LM (47), MS (34), M (57), SN (34), dan RP (36). Ketujuh orang tersebut merupakan warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang.

Para pelaku diamankan polisi saat asyik bermain judi remi di sebuah gazebo di Dusun Angsana Timur, Desa Tlambah, pada Jumat (07/03/2025) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga:  Tiga Wisata Pantai di Sumenep yang Jadi Primadona Bagi Wisatawan

Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin mengatakan tujuh pelaku ini diamankan berawal dari adanya laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas perjudian.

“Karena ini bulan ramadhan, namun kegiatan perjudian itu masih dilakukan di sana, akhirnya warga pun resah dan melapor ke polisi,” kata dia dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Senin (10/03/2025).

Berbekal informasi itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di sekitar lokasi tersebut. Benar saja, saat tiba dilokasi tujuh pelaku sedang asyik bermain judi.

“Upaya penyelidikan dan penangkapan terhadap tujuh pelaku yang saat itu sedang asyik melakukan judi kartu remi jenis bakaran,” paparnya.

Baca Juga:  Cuci Motor, Seorang Pemuda di Robatal Sampang Hilang Tenggelam di Embung

Dalam penggerebekan tersebut, tim Reserse Mobil (Resmob) Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polres Sampang menyita sejumlah barang bukti yang digunakan para pelaku untuk berjudi.

Diantaranya, empat set kartu remi, satu lembar terpal warna biru, satu senter kepala, satu lepek dan piring warna coklat, serta uang tunai sebesar Rp568 ribu.

“Pengungkapan kasus ini sebagai bentuk respons cepat dan pelayanan terbaik Polres Sampang kepada masyarakat,” ujar dia.

Akibat perbuatannya, ketujuh pelaku dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 10 tahun penjara.

“Para pelaku beserta barang bukti kami bawa ke Polres Sampang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Baca Juga:  Akibat Pecah Ban, Mobil Ambulans Tabrak Pembatas Jembatan di Jalan Raya Camplong Sampang

Andi pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas perjudian baik konvensional maupun online, terutama di bulan ramadhan yang seharusnya diisi dengan ibadah.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam melaporkan segala bentuk aktivitas yang meresahkan, termasuk perjudian,” imbuhnya.

Andi menegaskan, Polres Sampang berkomitmen memberantas segala bentuk penyakit masyarakat seperti perjudian dan tindak pidana lainnya yang meresahkan di wilayah Kabupaten Sampang.

“Kami akan terus menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” pungkas Andi.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru