Giat Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa, Pj Bupati Bojonegoro Harap Menjadikan Inspirasi dan Kebanggaan bagi Masyarakat

- Admin

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Opening Ceremony Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa yang di gelar oleh Pemkab Bojonegoro di buka langsung oleh PJ Gubernur Jawa Timur Adi Karyono, Rabu (5/6) di Alun Alun Bojonegoro.

Kegiatan pertama kalinya di Kabupaten Bojonegoro tersebut mengusung tema “Batikku Batikmu, Batik kita Semua” yang akan berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 5 sampai dengan 8 Juni 2024 di Alun alun Bojonegoro.

Adapun peserta Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa di ikuti 80 Stand oleh pengrajin batik dari Kab/Kota se Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk mempromosikan dan memperkenalkan karya dari tiap daerah.

Selain batik, tentunya berbagai produk UMKM juga turut meramaikan event tersebut. Mulai dari berbagai produk kerajinan kayu jati asli Bojonegoro, produk olahan khas Bojonegoro, dan kerajinan lain dari para pengrajin Bojonegoro, serta ada hiburan, Workshop, Sharing Session dan Fashion Show. Ada beberapa perlombaan juga, mulai dari Desain Ilustrasi Fashion, lomba menggambar batik.

Baca Juga:  Begini Pengarahan Sambutan Presiden Prabowo dan Mentan, Terkait Keberhasilan Bojonegoro

Kegiatan Pameran Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa untuk meningkatkan daya ungkit ekonomi masyarakat berbasis ekonomi kreatif dan memperluas jangkauan pasar produk batik Bojonegoro khususnya dan batik daerah-daerah pada umumnya sebagai nilai penting dan strategis untuk membangun suatu wilayah.

Pekan batik daerah budaya bangsa ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri khususnya batik sebagai warisan luhur budaya bangsa menumbuhkan inspirasi untuk menggali dan mengembangkan seni batik budaya bangsa khususnya di kabupaten Bojonegoro.

Agar semakin maju dan kaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat serta menciptakan ajang promosi dan pemasaran bersama untuk produk batik khas daerah-daerah yang ada di nusantara dan menarik kunjungan wisata dan investor untuk menciptakan direct selling antara seller dan buyer serta mewujudkan iklim ekonomi yang kondusif yang berdampak pada pertumbuhan dan pengembangan produk unggulan daerah.

Baca Juga:  Saat Hadiri Undangan SMSI, Bupati Bojonegoro Berjanji Begini di Hadapan Budayawan

PJ Bupati Bojonegoro Adriyanto dalam sambutannya mengatakan Kegiatan ini Menjadikan Batik suatu kebanggaan dan tradisi warisan budaya khas di setiap daerah, selain itu animo pemuda Bojonegoro sangat tinggi terbukti dari setiap event para pemuda mengahasilkan karya karyanya yang berbeda.

Dalam rangka bersama sama untuk mengembangkan potensi Batik ini kami mengundang dari daerah lain di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Harapan kami adanya kegiatan ini dapat mendorong dan memberikan inspirasi bagi seluruh masyarakat menjadikan batik adalah sebuah potensi bisa menjadikan kebanggaan dan identitas di setiap daerah,” ungkap Pj.

Baca Juga:  Kejari Bojonegoro Sebut Hari Bakti Adyaksa Momentum Melakukan Evaluasi dan Introspeksi

PJ Gubernur Jawa Timur Adi Karyono dalam arahannya menyampaikan bahwa Sebuah terobosan baru dari PJ Bupati Bojonegoro dapat mengadakan Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa, Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang belum pernah di laksanakan dalam rangka mengungkit ekonomi Bojonegoro serta dapat melestarikan budaya Batik, kita di sambut dengan baik kegiatan yang luar biasa ini, batik bukanlah suatu hal yang asing lagi.

“Batik merupakan warisan budaya tak benda sehingga batik tidak menjadikan pemisah antar kehidupan sosial, justru dengan batik suatu pemersatu bangsa, sehingga setiap masyarakat dapat memakai Batik,” terangnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Mimi Owner SRJ Rogojampi

Daerah

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:48 WIB