Satu Tahun Pemerintahan Wahono-Nurul, Begini Curhatnya Bupati

- Admin

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Malowopati pada Jumat malam (20/2/2026). Lebih dari 600 orang yang terdiri dari jajaran OPD, DPRD, kepala desa, tokoh agama, hingga relawan, berkumpul bukan sekadar untuk berbuka puasa bersama, melainkan untuk menyimak refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati H. Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah.
Momen ini menjadi panggung bagi Setyo Wahono untuk berbicara dari hati ke hati mengenai perjalanannya menakhodai Bojonegoro.

Sebelum acara dimulai hujan mengguyur kota Bojonegoro,namun antusiasme peserta tidak surut.
Nampak Kehadiran para kepala desa yang disebut Wahono sebagai “teman seperjuangan di tingkat bawah” Wahono-Nurul menjadi bukti dukungan akar rumput yang masih solid.

Baca Juga:  Sambil Berikan Edukasi 5M, Polda Jatim Berikan Masker dan Sembako di Bangkalan

Dalam sambutannya, Bupati H, Setyo Wahono melontarkan pernyataan jujur yang mengundang senyum sekaligus decak kagum para hadirin. Ia mengakui bahwa kunci ketenangannya memimpin selama setahun ini adalah sinergi yang luar biasa dengan wakilnya.

“Saya itu selalu tidur nyenyak karena sudah bisa memerintahkan. Meminjam istilah Pak Umar, saya konseptornya dan Bu Wabup adalah eksekutornya,” ujar Wahono.

Ia secara khusus memuji stamina Nurul Azizah yang dinilainya tidak pernah mengenal rasa lelah.
Wahono juga mengenang masa awal menjabat yang sempat membuatnya merasa “kaget” dengan ritme birokrasi.

Namun, ia menekankan bahwa kepemimpinan yang kuat bukan soal otoritas, melainkan kemauan untuk mendengar.
“Kepemimpinan yang baik adalah yang mau mendengar dan terus belajar mencari solusi. Jika komunikasi buruk, pemerintahan tidak akan jalan,” tegasnya.

Baca Juga:  Hidup di Rumah Tak Layak Huni, Seorang Nenek di Sumenep Dapat Bantuan Rumah dari Rumah Rakyat

Bagi pasangan ini, tahun pertama adalah fase krusial untuk “meletakkan arah”. Wahono menjelaskan bahwa fokus utama mereka adalah menyelaraskan setiap gerak pembangunan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang telah disusun berdasarkan visi-misi kampanye Wahono-Nurul, Mewujudkan Bojonegoro yang Makmur, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

“Refleksi ini bukan sekadar bicara capaian, tapi ruang evaluasi. Kami membangun komunikasi dan mengubah mindset di tingkat OPD agar benar-benar melayani masyarakat,” tambahnya.

Meski optimisme terpancar, acara ini juga menyajikan data realitas yang harus dihadapi. Wakil Bupati Nurul Azizah menutup rangkaian acara dengan paparan teknis mengenai postur APBD Bojonegoro dari tahun 2021 hingga 2026.

Baca Juga:  Usai Divaksin, Polsek Kalitidu Bojonegoro Berikan Sembako Bagi Warga Desa Pungpungan

Nurul mengungkapkan bahwa perjalanan satu tahun ini tidak sepenuhnya mulus. Terdapat beberapa program pembangunan yang terkendala akibat kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat serta menurunnya pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas.

“Kita menghadapi tantangan efisiensi anggaran pusat dan penurunan DBH. Ini menjadi bahan evaluasi kita bersama untuk tetap kreatif dalam mengelola program prioritas,” jelas Nurul di akhir paparannya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB