Nakes Puskesmas Keluhkan Gaji di Bawah UMK, Kadinkes Sampang: Kalau Tidak Berkenan Bisa Mengundurkan Diri

- Admin

Selasa, 15 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Sekarang UMK di Sampang saja sudah Rp 2.114.335,27 per bulan, kenapa gaji kami jauh dibawah UMK. Seharusnya sudah ada kenaikan lebih,” keluhnya.

Pegawai honorer lainnya, RDS (28) menyampaikan tahun ini Puskesmas dijadikan BLUD, yang berarti pengelolaan dengan sistem manajemen profesional. Namun, gaji honorer masih tidak ada perubahan.

“Kami akan tetap mengabdi untuk puskesmas, tapi kami berharap honornya janganlah di bawah gaji buruh toko,” sebutnya, sembari berharap Pemkab memperhatikan para honorer Puskesmas yang digaji rendah ini.

Baca Juga:  Kecolongan Acara Dangdut, Satgas Covid-19 Kecamatan Camplong Sampang Tuai Kritik

Dia mengaku sebenarnya ingin menyampaikan permintaan kenaikan gaji, hanya saja sebagai pegawai honorer dirinya tahu diri. Bila berbicara atau menyampaikan aspirasi, bisa-bisa dipecat sebagai honorer di Puskesmas dan jadi pengangguran.

“Tahu sendirilah, kalau banyak bicara nantinya dipecat. Yah kami bekerja saja untuk pengabdian dan supaya tak berstatus pengangguran,” celotehnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan dan KB, dr Abdullah Najich justru menyarankan agar para honorer tersebut untuk mengundurkan diri.

“Kalau tenaga BLUD mudah kok, kalau tidak berkenan dengan honor mereka bisa mengundurkan diri. Kalau seperti UMR, kami tidak mampu,” ujar dr Najich.

Baca Juga:  Besok, DPD PAN Sampang Akan Gelar Musda V Secara Virtual

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru