Hadiri Harlah NU ke-99, Ketua PWNU Jatim Ajak Warga Nahdliyin di Sampang Tetap Berpedoman pada Aswaja

- Admin

Rabu, 16 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampan sukses menggelar peringatan hari lahir (Harlah) ke-99 Nahdlatul Ulama (NU) dan Apel Kader NU se-Jawa Timur, Rabu (16/2/2022) pagi.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, ribuan warga nahdliyin memenuhi lapangan Mitra Kencana, Jalan Raden Praseno, Desa Apaan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Anwar Mansyur, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, Rais Syuriah PCNU Sampang KH Syafiuddin Abdul Wahid, dan Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang KH Moh Itqon Bushiri.

Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Sampang, H Slamet Junaidi dan H Abdullah Hidayat beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga turut serta memeriahkan pagelaran yang diikuti oleh sekitar 5.000 kader penggerak NU se-Jawa Timur.

Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar mengajak seluruh warga dan kader NU Sampang dan yang tersebar di sembilan titik Provinsi Jatim untuk berdoa agar senantiasa digolongkan bersama Rasulullah SAW dalam haluan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Baca Juga:  Daihatsu Ayla Terlibat Kecelakaan Beruntun

“Semoga kita digolongkan bersama para wali songo, para kiai dan habaib min Ahlussunnah wal Jamaah. Semoga kita masuk golongan Syekh Nawawi Al-Banteni, KH Moh Cholil Bangkalan, KH Hasyim Asy’ari, KH Bisri Syansuri dan KH Wahab Hasbullah,” ucapnya.

Kemudian, KH Marzuki Mustamar mengambil sumpah para kader, warga dan pengurus NU yang hadir untuk tetap berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah dan tetap berpedoman bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati.

Ditegaskan, NU merupakan Islam yang menerapkan ajaran Aswaja. Tidak ada NU cabang nasrani, itu hanya guyonan. “NU itu ya Islam. Kami tidak radikal, kami juga bukan wahabi. NU tetap manaqiban, tahlilan sesuai dengan ajaran dari muassis NU,” terang KH Marzuki.

Ketua PCNU Sampang, KH Moh Itqon Bushiri menyampaikan, bahwa usia Nahdlatul Ulama sudah 99 masuk ke 100 tahun. Karena itu, sesuai tema Harlah Merawat Jagat dan Membangun Peradaban, semua warga NU harus bekerja keras membangun peradaban Islam rahmatan lil’alamin.

Baca Juga:  Pekerja Pabrik Tahu di Sumenep Tercebur ke Wadah Berisi Air Mendidih

Berkaitan Apel Kader NU se-Jawa Timur, Kiai Itqon mengimbau agar semua kader NU merapatkan barisan menjaga NKRI. Diingatkan, kontestasi politik bukan menjadi halangan membangun ukhuwah islamiyah, wathoniyah dan basyariyah antara sesama.

“Kita harus membangun persaudaraan sesama umat Islam, sesama anak bangsa, dan sesama umat manusia. Kontestasi politik akan beragam suara, tetapi NU harus mengawal untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” paparnya.

Pihaknya berharap bisa mewujudkan keinginan semua warga Nahdlatul Ulama dan bersinergi bersama pemerintah dalam merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia.”Semoga NU tetap jaya hingga kiamat,” pungkas kiai Itqon.

Sementara Bupati Sampang H Slamet Junaidi dalam sambutannya memastikan jika pemerintah akan terus bersinergi dan bergandengan tangan dengan NU. NU sejalan dengan cita-cita luhur bangsa ini. Yaitu menjaga persatuan NKRI.
Dalam kesempatan itu bupati juga mengucapkan selamat Harlah NU ke-99. Diharapkan semakin berkembang menjadi organisasi keagamaan yang rahmatal lil alamin.

Baca Juga:  Respon Kadinkes Sampang atas Keluhan Nakes Dinilai Arogan dan Kurang Bijak

“Pemkab Sampang sangat terbantu dengan NU. Kami berharap sinergitas antara ulama dan umara akan terus terjalin dengan baik. sehingga Sampang terus kondusif dan akan tercapai Sampang Hebat Bermartabat,” akunya.

Bupati juga berharap pengkaderan di internal NU bisa berjalan maksimal sehingga akan terbentuk kader-kader militan dan bisa berkontribusi untuk kemaslahatan umat di Sampang dan di Indonesia pada umumnya.

Untuk diketahui, selain apel kader NU kegiatan tersebut juga diisi dengan istigosah bersama, ijazah untuk para kader, aksi donor darah dan gerai vaksin covid. Kegiatan apel kader tersebut berjalan lancar dan menerapkan prokes covid-19.

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB