Sutikno berharap, proses ini dapat berjalan lancar sehingga terjalin kerjasama baik antara petani dan BUM Desa, dan Bulog.
Imbuhnya, Kehadiran Bupati dan para petani ini untuk menghadiri Rapat Koordinasi Fasilitasi Peluang Kerjasama Penyerapan Gabah,Beras antara Kelompok Tani (Poktan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)dengan Bulog.
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam sambutannya mengatakan petani harus meningkatkan kualitas hasil pertanian. Bupati sengaja mengantar sendiri secara langsung Poktan/Gapoktan ke Bulog agar ke depan petani bisa menjual gabah sendiri (direct selling). Sebab, bisnis itu harus saling menguntungkan.
“Jadi petani harus menyediakan gabah berkualitas sesuai dengan kriteria sehingga mendapat harga maksimal. Sementara Bulog, dalam tugasnya menjaga ketahanan pangan mendapatkan kualitas gabah yang baik dan stok yang banyak,” pungkasnya.
Langkah ini merupakan pertama kalinya Bupati mengajak petani ke Bulog. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan, petani perlu memotong mata rantai distribusi dengan menjual langsung ke Bulog. Dengan ini, petani juga memiliki kepuasan direct selling ke Bulog. Petani sebagai mitra harus menjaga komitmen dan mengikuti standar yang telah ditentukan oleh Bulog.
Dalam proses pembayaran, Bupati menekankan bahwa pembayaran langsung diterima petani asal ada kelengkapan administrasi, serta quality control yang berjalan sesuai mekanisme.
Penulis : Takim
Editor : Putri
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















