Libatkan Paranormal, Jasad Talita di Saronggi Sumenep Masih Belum Ditemukan

- Admin

Selasa, 22 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bencana alam berupa hujan lebat disertai angin puting beliung yang mengakibatkan meninggalnya satu orang anak di bawah umur di Sumenep hingga saat ini jasadnya masih belum ditemukan.

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 19 Maret 2022 di Kecamatan Saronggi, hingga Selasa 22 Maret 2022 jasad Talita (8) yang masih duduk di kelas 2 Sekolah Dasar masih dilakukan pencarian, Selasa (22/03/2022).

Sebelumnya, korban terbawa arus sungai yang menjadi batas Desa Kebundadap Barat dengan Desa Kebundadap Timur Kecamatan Saronggi Sumenep, yang pada saat itu korban pulang mengaji bersama sang nenek.

Baca Juga:  Juru Kunci Asta Joko Tole Doakan Fattah Jasin Jadi Bupati Sumenep

“Pencarian dimulai dari pukul 07:30 WIB oleh Polsek Saronggi, Koramil 0827/06 Saronggi, Sabhara Polres Sumenep, BPBD Sumenep, Damkar Sumenep, juga Aparatur Desa setempat bersama para warga,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Selasa (22/03/2022).

Sesuai UU 29/2014 untuk misi kemanusiaan, lanjut Widiarti menjelaskan, hari ini sudah memasuki hari ke empat dan masih akan dilakukan pencarian terhadap korban. Serta setelah melakukan musyawarah, saat ini rencana ada dua giat, yakni penyisiran di pinggir pantai dan pencarian di gorong-gorong aliran sungai.

Baca Juga:  Antisipasi Bencana Musim Hujan, BPBD Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang di Jalan Raya Torjun

“Pencarian di laut menyisir di beberapa lokasi pantai, diantaranya Desa Kebundadap Timur, Desa Tanjung, dan Desa Pagarbatu dengan cara menggunakan perahu rakyat sebanyak 3 perahu, anggota yang dilibatkan adalah anggota Polsek, Koramil, BPBD, Damkar, serta Pemdes,” jelas mantan Kapolsek Kota Sumenep.

Sementara untuk tim Basarnas melakukan penyisiran di perairan laut dari Pelabuhan Kalianget, Pulau Gili Genting dan Perairan Saronggi.

Semua anggota tim selain melakukan pencarian di laut lepas, juga tetap dilakukan pencarian di gorong-gorong sungai di tumpukan sampah serta lumpur.

Baca Juga:  Sebanyak 750 Merpati Balap Berlaga di Sumenep

“Tidak hanya dari anggota BPBD, Damkar, Polsek dan Koramil, namun juga melibatkan paranormal atau indigo dalam pencarian, namun jasad korban hingga saat ini masih belum ditemukan, dan pencarian masih akan berlanjut besok,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru