SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur melakukan press Conference terkait perkembangan Covid-19 dan menyampaikan berlakunya PSBB di Surabaya Raya, serta kesiapan tenaga medis di ruang pasien.
Dalam digelarnya kegiatan tersebut, dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur Dra. Khofifah Indar Parawansa didampingi dr Joni Ketua Tim Gugur Kuratif dan dr Kohar Ketua Tim Tracing, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (27/4/2020).
Gubernur Jawa Timur Dra. Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa perkembangam hari ini, yang terkonfirmasi 796 dan dirawat 564, PDP 2767 dan dirawat 1434. Sedangkan yang ODP 18507 dan masih dipantau 5857 orang.
Sedangkan pasien sembuh berjumlah 143 orang dengan tambahan hari ini, yang sembuh 2 dari kabupaten situbondo, dari bondowoso dan 1 dari surabaya.
“Pasien meninggal 89 dan tambahan hari 1 orang meninggal dari surabaya,” kata Gubernur Jawa Timur Dra. Khofifah Indar Parawansa.
Lebih lanjut disampaikan oleh Dr. Kohar, dalam hal ini, pemulangan pelajar santri dari temboro asal malaysia, malam ini, akan dipulangkan ke malaysia.
“Jadi ada 29 orang siswa santri yang masih melalui rapid tes, jumlah seluruhnya 149 dan ada 29 masih reaktif dan melalui rapid tes dahulu,” kata Dr. Kohar.
Pemulangan tersebut, lanjut dia, atas permintaan dari Kedutaan Besar Malaysia, imbuh Dr. Kohar.
“Lebih lanjut disampaikan oleh Dr. Joni menjelang diberlakukannya PSBB, bahwa terhitung hari ini, total bed pasien 3044 dengan jumlah tenaga medis sejumlah 1500 orang,” kata Dr. Joni.
Ditambahkan oleh Gubernur, meminta kepada masyarakat jika ada tanda-tanda gejala klinis segera memeriksakan diri ke rumah sakit, sekarang sudah sangat cukup dalam menerima pasien jika ada tambhan pasien.
“Termasuk kekuatan laboratproum sekarang ini, sudah ada tambahan masukan obat PCR, hal itu, untuk mendukung pelaksanaan PSBB kedepan,” ucap Dra. Khofifah Indar Parawansa.
Pihaknya berharap, minggu depan kita mendapatkan alat untuk tes PCR sehingga kedepan bisa menjangkau ketempat-tempat zona merah dan melakukan tes PCR dilapangan seperti model drive thruu.

















