Bersama Lawan Pandemi, PMII STAIM Tarate Rela Patungan Untuk Beri Bantuan Sembako Pada Masyarakat

- Admin

Senin, 4 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Wabah virus Covid-19 hingga saat ini masih menjadi perhatian banyak orang, bahkan dunia. Berbagai gerakan sosial dari pemerintah, hingga lapisan masyarakat juga turut membantu memberikan stimulus dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Uluran tangan dari berbagai pihak sudah banyak dilakukan, hingga berbagai organisasi kemahasiswaan turut ambil bagian, salah satunya Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAIM Tarate, Sumenep, juga berikan sembako kepada anak yatim dan dhuafa’ di Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (04/05).

Baca Juga:  Jauhkan Remaja Dari Hal Negatif, Kades Pegendingan Bentuk Banjari

Ketua Komisariat PMII STAIM Tarate, Moh Rifki menjelaskan, pasca Sumenep dinyatakan sebagai zona merah, pihaknya sadar pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep mulai semakin melemah, sebagai bagian dari kepedulian PMII STAIM Tarate, pihaknya rela patungan untuk ikut serta meringankan beban ekonomi masyarakat Sumenep di tengah-tengah darurat wabah Covid-19 saat ini.

Kata Rifki, selama situasi masih seperti saat sekarang ini, kepedulian antar sesama baik Pemerintah, Masyarakat, hingga para pemuda harus terus ditumbuhkan, dengan saling bahu-membahu melawan virus yang meresahkan tersebut.

Baca Juga:  Sumenep Sabet Penghargaan Kabupaten Terinovatif IGA 2020

“Dalam kegiatan sederhana ini, kami hanya mampu memberikan 20 sembako untuk anak yatim, dan kaum dhua’fa,” paparnya.

Pihaknya berharap, dengan rasa gotong royong yang tinggi, serta kesadaran masyarakat terhadap kebijakan pemerintah saat ini dalam berjuang bersama melawan pandemi Covid-19, akan membawa Indonesia dan Sumenep khususnya menjadi normal kembali.

“Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu seiring hadirnya bulan penuh ampunan ini,” pungkas Rifki

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru