Hendak Temui Perempuan yang Dikenal di FB, Pria di Sumenep Dikira Penculik Anak

- Admin

Senin, 24 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Warga Guluk-Guluk kembali mengamankan seseorang laki-laki atas nama Moh. Fiadi (23) yang merupakan warga Desa Prenduan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, Senin (24/02) pukul 08:00 WIB.

Menurut warga setempat, dasar dilakukannya penangkapan terhadap Moh. Fiadi disebabkan tingkah lakunya mencurigakan.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, menjelaskan melalui keterangan Moh Amin bahwa pada pukul 06:00 pagi, bahwa Moh. Fiadi mondar mandir di depan rumahnya.

Lalu kemudian dipersilahkan duduk di teras rumah dan ditanyakan asalnya akan tetapi Moh. Fiadi tidak mengaku dan memberi alamat yang tidak jelas.

Baca Juga:  Bersama Awak Media, Polres Sumenep Deklarasi Pilkada Damai

“Setelah itu datang banyak orang dan didesak pertanyaan oleh masyarakat, akhirnya dia mengaku kalau dia berasal dari Dusun Ongge’en Desa Prenduan Kecamatan Paragaan Kabupaten Sumenep,” jelas Widi.

AKP Widi menambahkan bahwa tujuan Moh. Amin ke tempat tersebut adalah untuk menemui perempuan yang bernama Noer Imamah yang dikenalnya melalui jejaring media sosial yaitu, Facebook.

“Menurut terlapor, bahwa Noer Imamah mengaku beralamat di sekitaran pondok pesantren Annuqayah ke arah selatan,” tuturnya.

Tentunya ketakutan warga setempat terhadap Moh. Fiadi menyangka, bahwa terlapor adalah bagian dari anggota penculikan anak, yang akhir-akhir ini marak beredar.

Baca Juga:  Dangdutan Saat PPKM Darurat, Warga Taddan Camplong Ini Digiring ke Pengadilan Negeri Sampang

Namun kesigapan Polsek Guluk-Guluk langsung mendatangi TKP, hingga mengamankan terlapor, dan menghubungi keluarga terlapor untuk menjemputnya di TKP.

“Sehingga pukul 09.30 WIB datanglah paman terlapor yaitu Mulyadi bersama perangkat desa Prenduan yaitu Sunan, dan menjemput pelapor ke TKP,” pungkasnya.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB