Pria Lansia di Sumenep Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Sumur

- Admin

Sabtu, 28 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Matsahir (75), warga Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ditemukan tewas membusuk di dalam sumur milik Taufik warga Desa Batuputih Daya.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa sebelum ditemukan meninggal, korban pergi dari rumahnya pada tengah malam dengan cara diam-diam tanpa sepengetahuan keluarganya.

“Korban meninggalkan rumahnya pada tanggal 19 September 2019. Dan tidak kembali hingga berhari-hari,” terangnya, Jumat (27/09).

Mantan Kapolsek Kota Sumenep itu nenambahkan, pada Kamis (26/09/2019) sore sekira pukul 17.00 WIB, warga Desa Batuputih Daya mencium bau busuk di sekitar sumur tersebut.

Baca Juga:  Komunitas Lintas Agama Ikuti Binlat Karakter Bangsa di Wonosalam Jombang

Setelah didekati dan disenter ke dalam sumur, terlihat kaki dan kaos yang dipakai korban.

“Warga bersama perangkat desa melapor ke Polsek dan Koramil Batuputih. Sehingga petugas langsung menuju lokasi tersebut,” imbuhnya.

Setelah tubuh korban berhasil diangkat dari dalam sumur, kemudian dilakukan visum oleh Dokter Puskesmas Batuputih beserta Tim Puslatfor Polres Sumenep.

“Untuk sementara korban diduga bunuh diri, karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Tapi, apa motif atau penyebab bunuh diri tersebut, masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Gelar Patroli dan Bagi-bagi Sembako ke Beberapa Cafe di Sumenep

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru