Hanya Dalam Waktu Tiga Detik, Begal Lumajang Ini Berhasil Sikat Motor

LUMAJANG, SUARABANGSA.co.id – Dari hasil rekonstruksi begal di Desa Merakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang ditemukan fakta-fakta baru.

Kapolres Lumajang Polda Jatim AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengatakan bahwa Muhamad alias Mat Knik (31) yang merupakan pelaku begal dalam kasus tersebut hanya membutuhkan waktu 3 detik untuk mencuri sebuah sepeda motor.

“Selain begal, dira juga bertanggung jawab atas kasus pencurian sepeda motor serta perampokan di berbagai daerah di Lumajang serta Probolinggo,” terang AKBP Arsal.

Kapolres Arsal menambahkan, hanya berbekal kunci T, pelaku sudah mampu membawa kabur sepeda motor, namun demikian, Mat tak sembarangan dalam mengincar sepeda motor yang akan dicuri. Ia selalu mengincar sepeda motor yang dikunci stir ke arah kiri.

Baca Juga:  Pelaku Begal 20 TKP Dilumpuhkan Tim Cobra Polres Lumajang

“Ia beralasan sepeda yang dikunci ke arah kanan lebih sulit dicuri lantaran kunci T miliknya tak bisa berfungsi dengan maksimal. Selain itu, sepeda motor yang diberi alat keamanan tambahan seperti gembok dicakram juga selalu dihindari oleh dirinya,” sambungnya.

AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengimbau warga agar belajar dari pengakuan tersangka.

“Selain itu ia juga mengatakan sepeda motor favoritnya untuk dicuri adalah motor jenis lama yang belum memiliki penutup di bagian kontaknya. Saya berharap dari pengakuan pelaku, masyarakat dapat mengambil sisi positif agar tak menjadi korban pencurian kendaraan bermotor,” ujar pria lulusan S3 Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Baca Juga:  Bawa Sajam, Tiga Orang di Sampang Berurusan Dengan Polisi

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra mengingatkan kepada pelaku yang lain agar tak melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh pelaku Mat.

“Saya berharap tak ada lagi Mat yang lain di wilayah Kabupaten Lumajang. Saya juga mengingatkan, Tim Cobra tak akan segan menembak kaki pelaku jika berani melakukan perbuatan melawan hukum di wilayah Kabupaten Lumajnag,” tegas Hasran.

Leave a Reply