Nyatakan Perang, Polres Lumajang Gelandang Pelaku Begal

LUMAJANG, SUARABANGSA.co.id – Aksi begal yang menewaskan warga Jember di Randuagung Membuat Kapolres Lumajang Polda Jatim sangat murka.

Polres Lumajang mengerahkan seluruh kekuatannya yakni Tim Cobra Polres Lumajang dan 1.000 personil Polri, TNI dan SKD (Satgas Keamanan Desa) untuk memburu seluruh pelaku begal di Lumajang.

Bahkan, Polres Lumajang berhasil mengungkap pelaku begal dan curanmor yang telah melakukan aksi di 20 TKP berbeda. Salah satu aksi begal dilakukan di Desa Merakan Kecamatan Padang terhadap korban berinisial S (42) warga Desa Merakan.

Tersangka Muhammad alias Mat Knik (31) berhasil ditangkap dan diamankan saat berada di rumahnya di Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, Rabu (25/09).

Baca Juga:  Sejumlah Warga Lumajang Antusias Deklarasikan 'Kita Semua Bersaudara'

Aksi begal yang dilakukan Mat di Kecamatan Kunir dengan cara memepet kendaraan korban inisial S dan langsung merampas kunci yang masih menancap di Motor. Mat juga mengacungkan clurit kepada korban, yang menyebabkan korban ketakutan sehingga menyerahkan kendaraannya.

“Kemudian tersangka lari ke Jenggrong dan menjual barang bukti kepada seseorang yang masih menjadi DPO Tim Cobra,” tuturnya.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menambahkan dirinya menabuh genderang perang untuk menumpas begal di Lumajang.

Baca Juga:  Kapolres Lumajang: Saya Bangga Anak-anak Lumajang Terus Mengukir Prestasi

“Para pelaku begal sangatlah meresahkan masyarakat, dimana susah payah masyarakat mengumpulkan uang untuk membeli kendaraan, malah dicuri dengan mudahnya. Bahkan tidak sedikit yang terluka parah hingga meregang nyawa. Oleh karena itu untuk begal tidak ada ampun dimata saya. Akan saya habiskan para pelaku begal di Lumajang,” tegas Arsal dengan geram.

Kapolsek Ranuyoso Iptu Ari SH menambahkan, berdasarkan instruksi Kapolres, dirinya bersama Tim Cobra dan rekan TNI serta SKD berhasil menangkap pelaku begal, yang telah melakukan aksinya di 20 TKP berbeda.

“Ini merupakan langkah nyata sebagai jawaban dari Kapolres untuk memberantas begal di Lumajang,” terang Ari.

Baca Juga:  Keluarga Qosim Protes Atas Perlakuan Polisi Terhadap Tiga Tersangka Pencurian Handphone di Sampang

Dalam pemberantasan Begal, Polres Lumajang Polda Jatim, memasukkan dalam prioritas operasi sikat semeru 2019.

“Pelaku begal di Randuagung yang menewaskan seorang warga Jember juga menjadi prioritas dan masih dalam pengejaran oleh Tim Cobra Polres Lumajang,” pungkas Arsal Sahban.

Leave a Reply