Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal

- Admin

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Masyarakat Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, secara tegas menepis isu miring terkait adanya dugaan “setoran” kepada oknum aparat (Red:Kepolisian) dalam aktivitas pengelolaan sumur minyak tua.

Warga Wonocolo menilai narasi yang beredar di ruang publik tersebut tidak sesuai dengan realitas sosial dan kearifan lokal yang mereka jalani sehari-hari.

Menurut warga Wonocolo yang bernama Udin, menceritakan Penambangan tradisional di Wonocolo bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan urat nadi kehidupan yang telah berlangsung turun-temurun.

Dengan adanya, Isu mengenai dugaan praktik di luar aturan tersebut dinilai menyudutkan posisi para penambang tradisional yang menggantungkan hidup dari hasil bumi “yang sudah afkhir” tersebut.

Baca Juga:  Adu Kuat, Kades Banjar Talela Camplong Kewalahan Ditarik Kepala Dusun

Tokoh masyarakat setempat yang Engan disebut namanya, bersama Udin (nama samaran), menegaskan bahwa sistem kerja di sumur tua Wonocolo tetap berjalan dalam koridor kebersamaan.

Ia menjelaskan bahwa pembagian hasil dilakukan secara transparan sesuai kesepakatan warga dan aturan yang berlaku.

“Kami di sini fokus bekerja dan menjaga kebersamaan. Kalau ada isu di luar, itu bukan bagian dari keseharian kami. Yang kami rasakan, ya kami bekerja seperti biasa. Hasilnya untuk keluarga dan hidup sehari-hari,” ujar Udin saat memberikan keterangan kepada media.

Baca Juga:  33 Desa di Bojonegoro Akan Lakukan Pilkades Serentak, Ini Jadwal Tahapannya

Menurutnya, menjaga harmoni internal jauh lebih penting daripada menanggapi narasi yang berkembang tanpa pijakan kuat di lapangan.

Ia khawatir, opini negatif yang tidak terkonfirmasi justru dapat merusak stabilitas ekonomi warga desa.

“Bagi masyarakat Wonocolo, sistem sosial yang telah lama terjaga seperti gotong royong dan saling menjaga menjadi benteng utama dalam menghadapi dinamika eksternal,” terangnya.

Beberapa Warga wonocolo berharap agar publik dan pihak terkait dapat menyikapi informasi secara bijak dan proporsional melalui proses klarifikasi yang adil.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan

“Keberlangsungan hidup ratusan kepala keluarga bergantung pada kepercayaan dan keamanan operasional sumur,” Ungkapnya.

Imbuhnya, Pengelolaan dilakukan melalui mekanisme lokal yang mengedepankan ketertiban bersama.
Warga berupaya tetap beroperasi dalam batas-batas yang dipahami sebagai bagian dari hak pengelolaan rakyat yang sah. Hingga saat ini, denyut aktivitas di sumur tua Wonocolo tetap berjalan normal.

“Warga memilih untuk tetap tenang dan fokus bekerja, membuktikan bahwa kebenaran di desa tersebut lahir dari kerja nyata, bukan dari keriuhan isu yang beredar,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru