Sakral, Dua Pusaka Keraton Sumenep dan Keris Leluhur Aeng Tong-Tong Dijamas

- Admin

Minggu, 8 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Pelestari Budaya Leluhur Desa Aeng Tongtong ‘Pelar Agung’ menggelar Jamasan Pusaka Keraton Sumenep dan keris leluhur Desa Aeng Tong-Tong serta Haul akbar, Minggu (08/09).

Acara sakral itu ditempatkan di Bhuju’ Agung, Desa Aeng Tong-Tong, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Jawa Timur.

Terdapat delapan keris yang dijamas, dua keris Pusaka Keraton Sumenep, dan tujuh keris peninggalan leluhur Desa Aeng Tong-Tong.

Prosesi mencuci dan membersihkan keris pusaka itu diawali dengan pemukulan gong sebanyak sembilan kali.

Baca Juga:  Diterjang Angin dan Hujan, Rumah Warga Desa Nyabakan Barat Roboh

Proses penjamasan keris pusaka itu sendiri diawali dengan penjamasan dua keris pusaka Keraton Sumenep. Selanjutnya, para Empu Sepuh di Desa Aeng Tong-Tong menjamas enam keris warisan leluhur mereka.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dalam sambutannya berharap, haul dan penjamasan tersebut dapat memberikan rasa aman, tentram, dan kesejahteraan bagi masyarakat Sumenep.

Suami Nia Kurnia itu berharap generasi muda dapat memberikan kecintaan terhadap jasa para pendahulu yang telah memberikan warisan yang berharga berupa warisan keris.

“Haul ini merupakan tradisi kita dalam melestarikan budaya agung yang ada di Kabupaten Sumenep, sehingga budaya agung yang sudah ada dapat kita lestarikan bersama-sama,” terang politisi PDIP itu.

Baca Juga:  Awasi Peredaran Pupuk Bersubsidi, Dinas Pertanian Sampang Gelar Rakor Bersama Tim KP3

Enam pusaka warisan leluhur Desa Aeng Tong-Tong itu adalah keris pusaka se Manis, se Jimat Pamangkang, se Kombang, se Baceng, se Lendhu Sagara, serta keris pusaka se Kembang Sare.

Setelah dijamas, dua keris pusaka Keraton Sumenep itu direncanakan dikembalikan kepada ahli waris. Dua keris pusaka itu akan dikirab dari Desa Aeng Tong-Tong menuju Keraton Sumenep, Senin (09/09).

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru