Merugikan Banyak Orang, Polres Lumajang Bongkar Bisnis Money Game Q-Net

Q Net, Polres Lumajang

Sejumlah korban saat mendatangi Polres Lumajang

LUMAJANG, SUARABANGSA.co.id – Polres Lumajang, Jawa Timur berhasil membongkar bisnis Q-Net yang diduga merugikan banyak orang.

Kapolres Lumajang AKBP Drs. Muhammad arsal sahban SH., SIK., MH., MM., mengatakan, korban-korbannya dicuci otaknya sedemikian rupa.

“Sehingga meyakini bahwa mereka akan sukses kemudian hari, dengan diiming-imingi akan memiliki mobil mewah bahkan rumah mewah hanya dalam jatuh tempo sesingkat-singkatnya,” terangnya.

Kapolres menambahkan, korban tidak sadar jika terperangkap dalam satu bisnis Money Game dan ikut terlibat dalam menipu temen-temennya.

“Bahkan mereka juga berani memaksa orang tuanya, untuk mengirim sejumlah uang, meskipun mereka sadar uang tersebut sangat sulit didapatkan oleh orang tuanya,” tutur AKBP Arsal.

Baca Juga:  Pertahankan Zona Hijau, Pemerintah Kabupaten Sampang Kembali Pasang Pos Pengamanan Covid-19 di Kecamatan Banyuates

AKBP Arsal mengatakan korban banyak yang menjual sapi menjual sawah, ada juga yang menjual sepeda motornya, bahkan meminjam uang ke rentenir, demi mendapatkan keuntungan atau pekerjaan di bisnis Q-Net.

Dalam kasus ini, Polres Lumajang maringkus pria berinisial MK (48) warga Desa Singgahan Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun.

MK sendiri merupakan salah satu orang penting dalam bisnis Q-Net. Bahkan banyak ditemukan video di youtube dengan konten ajakan si MK, dimana ajakan tersebut mengiming iming pasti menjadi orang kaya.

Baca Juga:  Diduga Kena Serangan Jantung, Sopir Elf Tewas Saat Perjalanan

Ternyata yang terjadi adalah sebaliknya, banyak korbannya terpengaruh ingin kaya, tapi malah buntung. Bahkan Ada yang sampai menjual sawah, menjual sapi bahkan ada pula yang sampai harus berhutang kepada rentenir.

Kapolres Lumajang AKBP Drs. Muhammad Arsal Sahban, mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Lumajang, agar berhati-hati dengan modus modus penipuan dan kejahatan lainnya.

“Kalau memang ada hal tersebut, langsung lapor ke Mapolres Lumajang, kami akan tindak lanjuti laporan dari masyarakat disebut,” tegas AKBP Drs. Muhammad Arsal Sahban.

Leave a Reply