Diduga Masalah Ekonomi, Tukang Becak di Kediri Ditemukan Gantung Diri

- Admin

Selasa, 3 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, SUARABANGSA.co.id – Sujoko (42) tukang becak asal Desa Wates Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia dengan menggantung dengan tali tambang di dalam dapur rumahnya, Selasa (03/09) sekitar jam 10.00 WIB.

Kejadian tersebut kali pertama diketahui istrinya Sumiati yang saat itu baru pulang menjemput anaknya sekolah.

Ketika masuk rumah, Sumiati melihat Sujoko sudah dalam keadaan menggantung di dapur, dengan posisi tali tampar diikatkan ke kayu usuk rumah dan posisi jenazah menghadap ke utara, samping korban terdapat kursi plastik warna hijau.

Baca Juga:  Mengaku Gemas, Pelaku Pencabulan di Kediri Ini Langsung Raba Korban

Diperkirakan kursi itu, digunakan untuk naik mengikat tali di kayu usuk. Melihat kejadian tersebut, Sumiati berteriak minta tolong ke warga dan dilanjutkan ke Polsek Wates Kediri.

Sementara itu AIPDA Agung Sulistiyono Kasi Humas Polsek Wates saat dikonfirmasi menjelaskan petugas dari Polsek Wates dan tim medis Puskesmas Wates yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi dan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Sujoko.

“Korban murni meninggal dunia dengan cara gantung diri,” terangnya.

Baca Juga:  Tuntutan Warga Terhadap CV Adi Joyo Kabal Terealisasi

Masih menurut Aipda Agung, informasi yang diperoleh dari keterangan pihak keluarga, keseharian Sujoko mempunyai sifat pendiam dan tertutup.

“Aksi melakukan gantung diri tersebut diduga karena faktor ekonomi. Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan langsung dimakamkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru