Tuntutan Warga Terhadap CV Adi Joyo Kabal Terealisasi

- Admin

Jumat, 18 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, SUARABANGSA.co.id – Setelah warga sempat melakukan unjuk rasa di lokasi Tambang Pasir di kawasan Rolak 70 Desa Pare Lor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri Jawa Timur yang dikelola oleh CV. Adijoyo, perwakilan warga Wangkal Kepuh Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang melakukan mediasi dengan Muspika dan pihak pengelola Tambang yang bertempat di Balai Desa Wangkal Kepuh Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang pada Jumat (18/10) sekira pukul 09.00 WIB.

Dalam mediasi tersebut disepakati beberapa tuntutan kompensasi yang diminta warga dari pengelola tambang yang disaksikan langsung oleh Kades Wangkal Kepuh Agus Basori,Camat Gudo Muhdor, Kapolsek Gudo M. Agus dan Danramil Gudo Yahya Suhaya.

Kompensasi yang dimaksud warga diantaranya batuan kepada kegiatan pemuda dan juga bantuan beberapa kegiatan desa bila diperlukan.Selain itu warga juga meminta agar para pemuda juga dilibatkan dalam proyek tambang tersebut.

Baca Juga:  Hendak Petik Pete, Warga Kediri Terhanyut di Sungai

“Kami meminta kompensasi karena armada proyek tambang melintasi wilayah kami. Dan berharap pemuda desa ada yang bisa ikut kerja di Proyek Tambang,” ungkap Agus Triono salah satu perwakilan warga

Sementara itu pihak pengelola Tambang mengakomodir keinginan warga dalam hal kompensasi yang dimaksud. Namun begitu, semua harus jelas dengan mengajukan proposal terlebih dahulu sehingga menajemen pengelola tambang tahu dan akan secepatnya menindak lanjuti.

“Intinya justru kami berharap ada sinergi dengan semua elemen masyarakat maupun pemerintah setempat. Perlu diketahui semuanya, bahwa kami adalah pengelola manajemen baru dan sekitar 2 minggu ini baru masuk untuk mengambil alih pengelolaan manajemen Tambang CV. Adijoyo. Kami butuh dukungan masyarakat untuk bekerjasama. Program kami semua sudah jelas untuk saling berbagi sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. Bahkan kami juga sudah membuat program bantuan ke Masyarakat melalui dana CSR perusahaan. Sementara untuk pelibatan tenaga kerja yang diinginkan warga, kami pasti siap dengan cara bertahap sesuai dengan keperluan perusahaan. Namun begitu juga harus kami seleksi dulu karena kerja di tambang itu perlu kerja keras dan mengutamakan keselamatan kerja serta kami harapkan bisa profesional,” ujar Bagus selaku wakil direktur CV.Adijoyo.

Baca Juga:  Polsek Pare Lakukan Pencegahan Penyebaran Covid 19 di Kampung Inggris

Sedangkan Camat Gudo Muhdor dalam kesempatan tersebut menyampaikan agar pengelola Tambang memperhatikan dampak lingkungan akibat akses jalan yang dilalui oleh armada tambang.Karena selama ini pihak pengelola lama tidak pernah ada kontribusi kepada masyarakat yang akses jalannya dilalui armada tambang.

“Padahal dilihat pemetaan, sebagaian wilayah tambang masuk wilayah Pemerintah Kabupaten Jombang. Namun perijinan hanya melalui Kediri saja. Tidak ada unsur menghambat, yang penting tidak ada yang dirugikan,” ucapnya.

Sebelum acara mediasi diakhiri, Pihak pengelola manajemen CV. Adijoyo yang baru tidak menginginkan ada gesekan atau perselisihan dengan pihak manapun dan berharap saling ada komunikasi yang baik.

Baca Juga:  Operasi Zebra Semeru, Polsek Kerembangan Terjunkan 10 Personel

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB