Tiga Anak Yatim Dapat Perhatian Dari Pemkab Pamekasan

- Admin

Rabu, 9 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id -Kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan Melalui Dinas Sosial (Dinsos), terhadap masyarakat yang kehidupannya kurang beruntung terus dilakukan, demi mengurangi angka kemiskinan yang ada.

Hal itu terus dilakukan oleh pihak Dinsos, bekerjasama dengan unsur yang ada, dalam memerangi kemiskinan.

Salah satunya dibuktikan dengan kedatangan Kepala Dinas Sosial M. Tarsun bersama Forkompimka Pakong, kepada tiga anak yatim asal Desa Bendungan, Kecamatan, Pakong Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur pada Senin (7/06/2021) pagi.

Setelah beberapa hari yang lalu, M. Tarsun juga datang dan membantu Siti Rohemah warga sebatang kara, asal Dusun Barat Desa Samatan Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga:  Satgas Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal di Pamekasan Mengikuti Bimtek Operasi Pemberantas Barang Kena Cukai

Kedatangan M. Tarsun kali ini dalam rangka menindak lanjuti laporan warga, terkait kehidupan Ibu Kiptiyah dengan tiga anak yatimnya yang kurang beruntung.

Rumah yang mereka tinggali sudah tidak layak huni, dimana semuanya sudah tampak kusam dan berjamur, apalagi bagian atap (genting red) sebagian sudah rusak dan hancur.

“Mari kita bersama-sama bergotong- royong dalam membantu keluarga Ibu Kiptiyah dan tiga yatimnya ini, dengan unsur yang ada di Dinsos, Desa, maupun Kecamatan,” pinta Tarsun.

Tarsun juga mengatakan, selain tugas pemerintah, ini juga merupakan tugas kita bersama sebagi sesama, semua tentang kemanusiaan.

Baca Juga:  Polda Jatim Lakukan Pengecekan Prokes di Bandara Juanda

Hari ini dirinya bersama Forkompimka Pakong, datang untuk sambang sekaligus mendata, yang nantinya akan diberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan.

“Agar bantuan kita tepat sasaran dan tidak mubadzir, serta kehidupan yang layak bisa didapatkan oleh tiga yatim ini, bersama dengan Ibunya,” ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan tersebut.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB