Hari Lahir Pancasila, Bupati Probolinggo Minta Semua Pihak Jaga Indonesia

- Admin

Selasa, 1 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Pendopo Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Selasa (1/6/2021) pagi.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini mengambil tema “Pancasila Dalam Tindakan Bersatu Untuk Indonesia Tangguh”.

Kegiatan ini diikuti oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo serta perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, para Staf Ahli Bupati, para Asisten dan beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Selain itu, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat se-Kabupaten Probolinggo bersama stafnya mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di kantornya masing-masing.

Baca Juga:  Disdik Probolinggo Sosialisasikan Pembentukan Pramuka Pra Siaga PAUD

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2021 dipusatkan di halaman Gedung Pancasila di Jakarta. Bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Presiden RI Joko Widodo.

Sementara pembacaan Pancasila oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan pembacaan Pembukaan UUD 1945 adalah Ketua DPR RI Puan Maharani.

Presiden Joko Widodo dalam amanatnya menyampaikan nilai-nilai luhur Pancasila harus dihadirkan secara nyata dalam kehidupan dan menjadi nilai-nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan.

“Di era globalisasi, tantangan Pancasila tidaklah semakin ringan. Diantaranya yang harus diwaspadai adalah semakin meningkatnya rivalitas dan kompetisi nilai-nilai, pandangan dan ideologi transnasional,” ujarnya.

Untuk menghadapi semua itu jelas Joko Widodo, perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila diperlukan cara-cara yang luar biasa dengan memanfaatkan kemajuan pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga:  Sinergi Kades dan CCTV Warga Bongkar Pencurian di Mayangrejo, Kasus Kini Dilimpahkan ke Polres Bojonegoro

“Pancasila harus menjadi pondasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berkeIndonesian,” pungkasnya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila mengingatkan semua pada nilai luhur dari apa yang tersirat dalam lima sila Pancasila.

“Hari ini kita berkehidupan, suka tidak suka, kita harus menghadapi dan kita dihadapkan pada pergeseran-pergeseran pola hidup yang indikasinya semakin jauh dari nilai ke-Pancasila-an,” katanya.

Bupati Tantri mengharapkan momentum Hari Lahir Pancasila ini bisa meneguhkan dan semoga semakin meneguhkan semangat bagaimana lima sila Pancasila itu tidak hanya kemudian terucapkan dan diucapkan atau hafal dan seterusnya.

Baca Juga:  Projo Bojonegoro Desak APH Tindak Tegas Tengkulak yang Permainkan Harga Gabah

“Tetapi PR kita adalah mengamalkan dan mengimplementasikan kelima sila itu dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kehidupan bermasyarakat. Bagaimana kita berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat,” jelasnya.

Apabila semangat tersebut diteguhkan jelas Bupati Tantri, apakah itu berkaitan dengan kegotongroyongan, saling menghormati, menghargai antar sesama manusia, tidak membeda-bedakan agama, ras, suku dan golongan, memperlakukan manusia seperti juga ingin diperlakukan manusia yang lain dengan baik, menjaga rasa persatuan dan kesatuan serta mencintai Indonesia dengan setulusnya seperti mencintai manusia yang lain.

“Insya Allah apapun itu tantangannya, kita warga masyarakat Indonesia bisa kemudian meraih kemerdekaan secara seutuhnya. Menjaga Indonesia dengan mengamalkan kelima sila Pancasila dengan baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru