Disdik Probolinggo Sosialisasikan Pembentukan Pramuka Pra Siaga PAUD

- Admin

Kamis, 1 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi pembentukan pramuka pra siaga PAUD formal di aula Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Kraksaan, Selasa dan Rabu (29-30/6/2021).

Selama 2 hari, kegiatan ini diikuti oleh 63 orang peserta terdiri dari 17 orang Pengawas TK, 24 orang Ketua IGTKI Kecamatan dan 24 orang Kepala TK perwakilan masing-masing kecamatan. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini dibagi dalam 2 sesi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD & PNF Dispendik Kabupaten Probolinggo Sulastri didampingi 2 orang narasumber Andalan Cabang dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo (Sri Nafikah dan Catur Neny Widiyati).

Baca Juga:  Bersama Mahasiswa Unesa, MGBK MTs MA di Probolinggo Lakukan Pelatihan Penyusunan Program BK di Masa Pandemi

Kepala Bidang Pembinaan PAUD & PNF Dispendik Kabupaten Probolinggo Sulastri menyampaikan Pramuka Pra Siaga ini bertujuan untuk mengenalkan nilai-nilai kepramukaan kepada anak melalui pengembangan karakter, fisik, kecakapan dan kemampuan berbuat kebaikan guna menjadi warga negara Indonesia yang tangguh dan siap menjadi bagian persaudaraan umat manusia di seluruh dunia yang saling menguatkan dan hormat menghormati satu sama lain.

“Pramuka Pra Siaga PAUD merupakan salah satu konsep pendidikan yang berfungsi untuk membentuk siswa sebagai manusia Indonesia yang memiliki karakter yang sangat baik diajarkan kepada anak sejak mereka berusia anak PAUD yaitu 3-7 tahun,” ungkap Sulastri.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Pamekasan Siapkan Anggaran 35 Miliar Untuk Penanganan Jalan Rusak

Menurut Sulastri, terdapat 3 area pengembangan dalam pengenalan pramuka pada anak usia dini yaitu pengembangan karakter, pengembangan fisik dan pengembangan kecakapan yang bertujuan memenuhi delapan kecerdasan anak usia dini dan perangsangan perkembangan motorik serta perkembangan kognitifi anak usia dini.

“Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga, dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah dan praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan,” jelasnya.

Sulastri menambahkan materi Pramuka Pra Siaga PAUD yang diberikan untuk pramuka usia dini berupa materi yang selayaknya diberikan untuk anak PAUD. Akan tetapi dalam hal ini, pemberi materi menyisipkan pengetahuan pramuka secara umum ke dalam materi yang biasa dilakukan.

Baca Juga:  Muatan Lebih, Pick Up Ini 'Disergap' Polisi di Suramadu

“Misalnya sambil bermain dengan mengajar anak menggambar, bertepuk tangan, bernyanyi, bermain kerjasama dan media bermain lain yang dapat memperkenalkan anak pada pramuka. Pengenalan Pramuka pada anak usia dini yang meliputi sejumlah model ini ditujukan dalam memenuhi delapan kecerdasan anak usia dini dan perangsangan perkembangan motorik serta perkembangan kognitif anak usia dini,” tegas Sulastri.

Dalam kegiatan ini disampaikan sosialisasi pengenalan dasar kepramukaan mulai fungsi program, prinsip penyelenggaraan dan bentuk kegiatan kepramukaan yang akan diimplementasikan di lembaga masing-masing
( UBAIDILLAH.LL.B)

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru