Kampung Nelayan di Surabaya Diserang Angin Kencang dan Air Pasang, Ditpolair Bantu Warga

- Admin

Jumat, 13 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kampung nelayan, Nambangan, Kenjeran, Surabaya diserang angin kencang dan air pasang, Rabu (11/11) malam pukul 21:00 WIB.

Akibatnya, perahu dan pemukiman warga yang berdekatan dengan laut mengalami rusak. Bahkan air laut sampai masuk ke rumah warga

Beberapa kelompok nelayan yang perahu mereka mengalami kerusakan antara lain, kelompok nelayan udang di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, 10 perahu rusak parah dan 13 rusak ringan.

Kelompok nelayan samudra jaya Nambangan perak Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak kota Surabaya. 3 perahu rusak parah dan 7 rusak ringan. Kelompok nelayan ikan asap, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, ada 7 perahu rusak parah dan 1 rusak ringan.

Baca Juga:  Bocah 9 Tahun di Pamekasan Terserat Banjir, Tim Sar BPBD dan FRPB Terus Lakukan Pencarian

Sedangkan kelompok nelayan kepiting di Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, 2 perahu mengalami rusak parah. Sedangkan kelompok nelayan udang rebon, Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, 4 perahu alami kerusakan.

Sementara itu kelompok nelayan ikan sembilang di Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, 1 perahu mengalami rusak ringan. Kelompok nelayan cumi-cumi, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, 7 perahu mengalami kerusakan parah dab 1 perahu rusak ringan.

Terakhir kelompok nelayan udang putih, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, 2 perahu rusak parah dan 1 perahu alami rusak ringan. Dari kejadian tersebut, jumlah perahu secara keseluruhan yang mengalami kerusakan sebanyak 23 rusak parah dan 36 rusak ringan. Sementara itu untuk korban jiwa dari peristiwa tersebut nihil.

Baca Juga:  Dalam Musrembang, Polda Jatim Dapat Apresiasi Dari Kapolri

Dengan adanya peristiwa tersebut, anggota Polairud, Polda Jawa Timur, yang dipimpin langsung Kombes Pol Arnapi, Kamis (12/11) pagi membantu masyarakat/ nelayan di wilayah kenjeran.

Dalam upaya ini, Polairud menerjunkan 30 personil, membantu membersihkan puing-puing perahu yang rusak.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu andiko menyatakan, bahwa Polda Jawa Timur sudah menyiapkan seluruh anggota jajaran kepolisian untuk kerja sosial guna membantu masyarakat. Seperti halnya kejadian di wilayah Kenjeran, Surabaya, tadi malam.

Adanya peristiwa angin kencang dan rob dari pantai pesisir timur, anggota Dipolair Polda Jatim, telah mengerahkan anggota untuk membantu mengevakuasi perahu-perahu nelayan yang diterjang rob.

Baca Juga:  DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

“Polda Jawa Timur sendiri sudah menyiagakan anggota untuk kesiapan Pilkada Serentak di Jatim, selain itu juga telah menyiapkan anggota, untuk mengantisipasi bencana alam yang terjadi di jatim. Sehingga, anggota kepolisian dari polda jatim, selalu siap siaga mengantisipasi peristiwa-peristiwa alam yang terjadi,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (12/11/2020) siang.

Dengan kejadian ini, masyarakat jawa timur dihimbau untuk selalu waspada akan adanya bencana alam yang terjadi di jatim. Pasalnya, dari BMKG sendiri juga sudah menghimbau agar waspada dengan cuaca ekstrim yang terjadi di jatim.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru