Dicurigai Sebagai Pelaku Penculikan Anak, Pria 65 Tahun Diamankan di Polsek Batang-batang

- Admin

Sabtu, 22 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Dicuriga sebagai pelaku pencurian anak, seorang pria berumur sekitar 65 tahun diamankan di Mapolsek Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (22/02) sekitar pukul 09.00 WIB.

Pria tersebut diamankan di jalan Dusun Jandir Pasar, Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep oleh kepala desa setempat.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S msngatakan bahwa pada saat itu dekat SDI Al Utsmani terdapat seorang pria sendirian yang tidak dikenal.

“Karena setelah ditanyakan tidak mempunyai identitas diri, kemudian oleh Haris Kades Batang-batang Laok diamankan dan diserahkan ke Polsek Batang-batang,” terangnya.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Resmikan Museum Keris

Mantan Kapolsek Kota itu menambahkan, kemudian setelah diperiksa oleh Kanit Reskrim Polsek Batang-batang, pria itu mengaku bernama Sukijan (65) warga Dusun Karangasem, Kecamatan Falian, Kabupaten Wonosari, Provovinsi Jawa Tengah.

“Orang tersebut tidak memiliki identitas diri, bicaranya seperti orang tidak normal dan dalam pemeriksaan dirinya mengaku sebagai pemulung (gelandangan) yang dalam beberapa hari yang lalu pernah diamankan oleh seseorang dan diturunkan di pinggir jalan hingga diamankan warga. Oleh masyarakat orang tersebut dicurigai sebagai pelaku penculikan anak,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sebanyak 8 Rumah di Pamekasan Porak Poranda Disapu Angin

“Dengan adanya isu tersebut Polsek Batang-batang telah mengamankan dan melakukan interogasi dan selanjutnya kordinasi dengan Kepala UPT RPS Dinsos Sumenep Drs. Ahmad Nosirwan.

Kapolsek Batang-batang, IPTU Taufik Hidayat S.H menyerahkan pria tersebut kepada Kepala UPT RPS / Dinsos Sumenep di Kantor Polsek Batang-batang dalam keadaan sehat.

Berita Terkait

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB