Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

- Admin

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Ceceran material tanah urug yang memenuhi ruas Jalan Raya Semanding menuju Sambiroto, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu malam (9/5/2026), dikeluhkan warga lantaran membuat kondisi jalan licin dan membahayakan pengguna jalan.

Material tanah liat yang diduga berasal dari aktivitas pengurukan lahan di kawasan Desa Semanding itu bahkan disebut menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh, terutama setelah hujan mengguyur wilayah setempat.

Laporan mengenai kondisi jalan tersebut masuk melalui layanan Call Center 110 Polres Bojonegoro sekitar pukul 23.30 WIB. Menindaklanjuti aduan warga, anggota piket Polsek Bojonegoro Kota langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku, material tanah dari truk pengangkut urug tercecer hingga memenuhi badan jalan dan tidak segera dibersihkan.

“Orang ngurug di utara jalan, mau dibuat bangunan. Truknya sampai penuh material di jalan dan tidak dibersihkan pemborong. Banyak orang jatuh,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Diangkat Sebagai Ketua Mabincab Gerakan Pramuka

Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan tumpahan tanah liat membentang kurang lebih 100 meter di sepanjang ruas Jalan Raya Semanding–Sambiroto. Campuran tanah dan air hujan membuat permukaan aspal berubah licin sehingga menyulitkan pengendara yang melintas pada malam hari.

Dari hasil pemeriksaan sementara, material tersebut diduga berasal dari kendaraan pengangkut tanah urug untuk proyek pengurukan lahan bangunan di area persawahan Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro. Lokasi proyek disebut berada di sisi utara titik kejadian.

Melihat kondisi yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, petugas Polsek Bojonegoro Kota segera berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro guna melakukan pembersihan jalan.

Tak lama kemudian, satu unit mobil tangki Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan air di area jalan yang dipenuhi tanah liat. Proses pembersihan dilakukan bersama personel kepolisian sambil mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas dengan aman.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Silaturahmi Dengan Penyandang Disabilitas Madura

Pembersihan jalan akhirnya selesai sekitar pukul 00.50 WIB. Setelah material dibersihkan, kondisi jalan kembali normal dan aman dilalui kendaraan.
Sementara itu, pemilik lahan saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp mengaku telah menyelesaikan persoalan tersebut dengan warga setempat dan menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi.

“Oh iya, semalam sudah saya selesaikan dengan pihak setempat. Terima kasih. Saya tadi malam juga sudah ke tempat Pak RT terkait insiden tersebut dan meminta maaf atas kelalaiannya,” tulisnya.

Kapolsek Bojonegoro Kota Agus Elfauzi menegaskan pihaknya akan terus merespon cepat setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga:  Samsat Sampang Manjakan Masyarakat dengan Layanan Antar Gratis Perpanjangan Pajak Kendaraan

Ia mengingatkan para pengusaha maupun sopir kendaraan pengangkut material agar lebih memperhatikan keamanan muatan dan kebersihan jalan umum.

“Setiap kendaraan pengangkut material wajib memastikan muatan aman dan tidak tercecer di jalan. Apalagi saat hujan, ceceran tanah dapat membuat jalan sangat licin dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kami mengimbau agar pihak pelaksana kegiatan lebih bertanggung jawab dan segera melakukan pembersihan apabila terjadi tumpahan material di jalan raya,” tegasnya.

Menurutnya, keselamatan masyarakat pengguna jalan harus menjadi prioritas bersama. Karena itu, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli serta respon cepat terhadap setiap aduan warga demi menjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas di wilayah Kota Bojonegoro.

Dan pihak penguna tanah yang menyebabkan laka belum bisa dikonfirmasi sampai saat ini.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Dituduh Jadi ‘Cepu’ Mafia Solar, Pekerja SPBU Glagahwangi Bojonegoro Dipecat Sepihak Tanpa Pesangon
Slamet Hari Hadi Sebut Seleksi Akhir Calon Pegawai Akan Dilakukan Langsung oleh PT Agrinas
Intervensi Partai di Program KDKMP: Kades Pungpungan Bojonegoro Sebut Marwah Jabatan ‘Ex-Officio’ Dilecehkan
Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:12 WIB

Dituduh Jadi ‘Cepu’ Mafia Solar, Pekerja SPBU Glagahwangi Bojonegoro Dipecat Sepihak Tanpa Pesangon

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:39 WIB

Slamet Hari Hadi Sebut Seleksi Akhir Calon Pegawai Akan Dilakukan Langsung oleh PT Agrinas

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:35 WIB

Intervensi Partai di Program KDKMP: Kades Pungpungan Bojonegoro Sebut Marwah Jabatan ‘Ex-Officio’ Dilecehkan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:30 WIB

PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Berita Terbaru