Gandeng Rumah Sakit Lawang Malang, Dinkes Pamekasan

- Admin

Sabtu, 29 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, bekerjasama dengan Rumah Sakit Lawang Kabupaten Malang, dalam mengobati Pasien atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Dalam urun waktu tiga bulan ini, Dinkes Pamekasan sudah mengirimkan sebanyak 32 Pasien ODGJ.

Pihak Rumah Sakit Lawang, menyediakan layanan pasien antar jemput, kemudian diterapi selama dua Minggu, serta melakukan sosialisasi.

Sementara untuk Dinkes Pamekasan sendiri, tugasnya adalah mencari Pasien ODGJ dengan minta kepada Puskesmas untuk menghadirkannya.

“Alhamdulillah dari 32 Pasien, semuanya sembuh hanya 1 Pasien saja yang masih belum, dan saat ini masih dalam pengobatan di RS Lawang, ujar Kadinkes Pamekasan dr. Saifudin saat ditemui di ruang kerjanya pada kamis 26 Juni 2024 siang.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Sebut Disiplin Adalah Vaksin dan Obat Covid-19

Menurut Saifudin, Pasien ODGJ ini tidak muncul secara tiba-tiba, tata kelola tidak bisa dilakukan sendiri perlu dukungan penuh dari Keluarga.

Pihak Keluarga harus peduli dan memberikan suasana yang aman dan nyaman serta harmonis, ketika terjadi tanda gangguan jiwa segera bermitra dengan Faskes jangan dianggap remeh, Penyakit ini memang silent karena banyak orang malu.

“Tapi dalam tata kelola stres itu, kita harus yakin bahwa peranan keluarga itu number one, dan ternyata pemicu dari Pasien ODGJ, evidence terbesar itu dikalangan ekonomi lemah dan sangat berdampak,” imbuhnya.

Baca Juga:  Koni Pamekasan Berangkatkan Cabor Futsal, Diharapkan Raih Prestasi

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro
Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara
Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya
Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?
Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:37 WIB

Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Rabu, 22 April 2026 - 17:39 WIB

SHGB Dipersoalkan Desa, Ahli waris Wadul ke DPRD Bojonegoro

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Senin, 13 April 2026 - 02:57 WIB

PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Berita Terbaru