Kisah Suka Duka, Sopir Mobil Siaga di Bojonegoro

- Admin

Senin, 5 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Mobil siaga yang tersebar di Bojonegoro menjadi ringan nya penderitaan Masyarakat miskin mau pun masyarakat menengah menjadi rujukan untuk mempergunakan fasilitas desa tersebut.

Desa Tanjungharjo desa jumlah penduduk hampir 5 ribu sangat terbantukan adanya mobil siaga yang disediakan oleh Desa Tanjungharjo. Meskipun sampai saat ini Desa Tanjungharjo belum mendapatkan mobil siaga seperti desa desa lainnya yang bersumber bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD). 5/6/2023.

M. Afdhoni Agustiawan selaku pengemudi mobil siaga yang selama ini mengoperasikan mobil siaga Desa Tanjungharjo, hal tersebut menjadi suka duka tersendiri. Suka nya, lelaki yang akrab dipanggil Kerren tersebut dirinya bisa menyalurkan hobinya menolong orang sakit.

Baca Juga:  Kapolres Bojonegoro Silaturrahmi ke Dandim 0813, Kordinasi Terkait Kamtibmas

“Sukanya, adalah saya bisa menyalurkan hobi saya menolong orang yang kesusahan mas, dukanya saat mengantarkan orang mobil mogok di jalan dan rem blong,” ungkapnya.

Kerren juga menceritakan mobil siaga desa yang masih dari upaya desa, bukan mobil siaga yang dari kabupaten seperti desa desa lainya tersebut, dalam bulan kemarin mengalami kendala, seperti banya tipis dan Ban kipas nya putus dan, kampas remnya blong (minyak rem habis), hal tersebut sempat terjadi.

“Kemarin dari Gresik sempat remnya blong dan dari Gresik sampai Tanjungharjo harus hati hati banget,” jelasnya.

Pemuda yang gemar menolong sesama tersebut, Pekerjaan tersebut di anggapnya ladang ibadah, dan menolong orang sakit yang di desanya.

Baca Juga:  TKD di Bojonegoro Marak di Selewengkan Oknum Desa

“Lebaran ketiga, setiap hari kita antar dalam kota(ke RSUD:red) , sekitar 7 warga, bulan puasa sekitar 3 sampai 4 orang, hari hari seperti sekarang dari 1 sampai 2 orang,” terangnya.

Dari pantuan awak media Mobil grand max dari Daihatsu tersebut semenjak ada dari tahun 2020 menjadi Pusat pelayanan Masyarakat Desa Tanjungharjo, dan Desa Tanjungharjo belum mendapatkan mobil siaga dari BKK yang seperti desa desa yang ada di Bojonegoro.

Kerren juga menambahkan bila ada pelayanan kepada masyarakat untuk masalah bahan bakar (BBM) selalu kepala Desa Tanjungharjo Suyono yang memberinya, untuk jasa mengantarkan biasanya keluarga pasien yang memberi se iklannya.

Baca Juga:  MABES N.G.O dan AWP Doa Bersama Untuk Gaza dan Santuni Anak Yatim

“Saya tidak pernah menghargai jasa saya, saya hanya menolong, bila di beri untuk beli rokok saya terima, bila tidak di beri juga tidak apa apa, yang saya antar kan orang susah,” jelasnya.

Pemuda yang masih suka melajang tersebut, berharap pada pemerintah harap ada perhatian, kalau desa lain mobil nya bagus bagus kenapa desanya masih grand max.

“Harapannya, kalau desa desa lain mobilnya bagus bagus, kenapa di desa saya mobil nya masih grand max, karena fasilitas bila hal tersebut juga demi keselamatan pasien,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB