Tabungan Raib Ditarik Orang Tak Dikenal, Nasabah di Sampang Minta Bank BCA Tanggung Jawab

- Admin

Kamis, 24 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Seorang nasabah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Cabang Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, bernama Muhlis (33) menginformasikan bahwa uang miliknya tiba-tiba lenyap diambil orang tak dikenal lewat penarikan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Pria yang bekerja di salah satu kantor BUMD milik Pemkab Sampang tersebut baru mengetahui jika uangnya hilang, ketika dirinya hendak melakukan transfer ternyata saldo tidak mencukupi.

Dia pun mengaku sempat kaget, karena saldonya tiba-tiba hilang sebesar Rp 19,500.000. Padahal setahu dia, BCA adalah bank dengan sistem keamanan yang kuat.

“Saya terakhir menarik hari Selasa. Nah pas saya mau transfer ke istri pagi tadi (Kamis, 24/02/2022, red) sebesar Rp 15 juta, tapi saldonya sudah tidak mencukupi, saya kaget. Padahal saldo saya terakhir sekitar Rp 27 jutaan gitu,” ungkap dia pada kontributor suarabangsa.co.id.

Muhlis tambah dibuat terkejut ketika mendatangi kantor bank BCA setempat untuk mengecek mutasi atau data transaksi di rekeningnya. Di situ tercatat ada transaksi penarikan sebanyak delapan kali secara bertahap selama dua hari.

Baca Juga:  Belum Sepenuhnya Terealisasi, LPJ Program BSPS tahun 2019 Sudah Selesai

Transaksi pertama, pada 23 Februari 2022, ada empat kali penarikan masing-masing sebesar Rp 2.500.000. Kemudian, transaksi kedua pada 24 Februari 2022 ada empat kali penarikan juga, masing-masing sebesar Rp 2.500.000.

“Ada delapan kali penarikan, bertahap hilangnya itu. Berdasarkan keterangan dari Hallo BCA, uang tersebut ditarik via ATM di daerah Siliwangi, Semarang Jawa Tengah. Padahal selama ini saya tidak pernah keluar kota, apalagi ke Semarang dan hingga detik ini pun kartu ATM di pegang saya,” akunya.

Baca Juga:  LSM Lasbandra Sampang Soroti Dokumen Akta Pendirian PT GSM dan PT SMP

Muhlis menduga, dia menjadi korban kejahatan. Terkait kejadian itu, dia telah melaporkannya ke pihak bank dan juga ke Polres Sampang. Menurutnya, pihak bank akan melakukan proses pelacakan dan meminta menunggu selama 10 hari kerja.

Pria yang berprofesi sebagai perawat itu sangat menyayangkan sistem keamanan bank swasta terbesar di Indonesia itu masih lemah. Padahal, kartu ATM miliknya sudah model baru yakni menggunakan chip bukan pita magnetik.

“Setahu saya BCA ini paling bagus sistem keamanannya, selama ini kan, yang sering hilang itu biasanya bank lain. Tadi sudah saya laporkan ke BCA cabang Sampang dan sudah ada nomor laporannya lengkap,” sesalnya.

Baca Juga:  Seorang Pemuda di Pamekasan Tewas Dibacok Orang

Dia yakin, kasus saldo rekening berkurang tiba-tiba tak hanya menimpa dirinya. Akan tetapi banyak orang juga merasakan diluar sana. Olehnya itu dirinya meminta pertanggungjawaban terhadap BCA, atas hilangnya saldonya tersebut.

“Ini harus ada upaya serius dari Bank BCA karena selaku nasabah, saya merasa dirugikan. Apalagi kondisi ekonomi begini, jadi saya harap uang saya yang hilang itu bisa dikembalikan,” tutupnya.

Berita Terkait

Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:45 WIB

Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:16 WIB

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Senin, 15 Juni 2026 - 20:39 WIB

EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB