Bersama Mahasiswa Unesa, MGBK MTs MA di Probolinggo Lakukan Pelatihan Penyusunan Program BK di Masa Pandemi

- Admin

Senin, 11 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSa.co.id – Sebagai bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat, jurusan Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bekerja sama dengan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan penyusunan program BK masa pandemi Covid-19 dan konseling adiksi bagi guru BK/konselor MTs dan MA di Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/10/2021).

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Keterampilan Lt. 2 MAN 2 Probolinggo di Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo H. Akhmad Sruji Bahtiar.

Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki guru BK/Konselor MTs dan MA Kabupaten Probolinggo dalam menyusun program BK di masa pandemi Covid-19 serta penerapan konseling adiksi dalam membantu menangani masalah-masalah yang dialami peserta didik.

Baca Juga:  Bersih, Lapak Pedagang tak Tampak Lagi di Depan Pendopo Bupati Sampang

Kegiatan ini dihadiri narasumber dosen Jurusan BK FIP Unesa Bambang Dibyo Wiyono terkait pelatihan penyusunan program BK masa pandemi Covid-19 serta dosen Jurusan BK sekaligus Dekan FIP Unesa Mochamad Nursalim terkait pelatihan konseling adiksi bagi guru BK/Konselor.

“Pelatihan penyusunan program BK diperlukan oleh guru BK/Konselor yang berdasarkan dengan identifikasi kebutuhan masalah dari peserta didik dan perlu melihat apakah program tersebut sudah mengakomodasi kondisi pandemi seperti saat ini,” kata Dosen Jurusan BK FIP Unesa Bambang Dibyo Wiyono.

Baca Juga:  Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Menurut Bambang program BK diharapkan disusun berdasarkan keadaan mengenai kebutuhan dan masalah dari peserta didik sehingga perlu adanya identifikasi masalah melalui instrumen BK. Selain itu dalam memberikan layanan kepada peserta didik perlu memperhatikan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Jadi guru BK/Konselor tidak hanya menjelaskan materi namun juga mengajak peserta didik/konseling untuk turut berpartisipasi aktif saat pelaksanaan layanan tersebut.

Dalam masa pandemi Covid-19 dimana madrasah diminta melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) Terbatas. Tentu guru BK/Konselor tidak sepenuhnya bisa memberikan layanan secara luring atau daring, namun perlu memberikan layanan secara blended/hybrid. Hal ini tentu membutuhkan program yang baik,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Terima Penghargaan APE Tahun 2020

Sementara Dosen Jurusan BK sekaligus Dekan FIP Unesa Mochamad Nursalim menyampaikan konseling adiksi dapat mengembangkan keterampilan guru BK/Konselor yang digunakan untuk membantu peserta didik yang mengalami kecanduan akan sesuatu hal baik.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Akhmad Sruji Bahtiar mengharapkan dengan pelatihan ini guru BK/Konselor MTs dan MA di Kabupaten Probolinggo dapat menunjukkan peningkatan kompetensi sebagai guru BK/Konselor dengan mampu menyusun program BK yang sesuai dengan ketentuan yang ada khususnya di masa pandemi Covid-19 dan dapat menerapkan konseling adiksi ini dalam membantu menyelesaikan masalah kecanduan yang dialami oleh peserta didik.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru