Gadai Sepeda Motor Berujung Pembunuhan, Pelaku Meringkuk di Polda Jatim

- Admin

Minggu, 29 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah pelaku penganiayaan terhadap Ribut Setiawan yang menyebabkan korban meninggal dunia berhasil ditangkap Subdit lll Direskrimum Polda Jatim.

Dirreskrimum Polda jatim Kombes Pol Gedion didampingi AKBP Leonard menjelaskan bahwa kejadian itu berawal dari gandai sepeda motor Yamaha Vixion.

Pada tanggal 15 September 2019 sekitar jam 13 WIB Saiful meminta bantuan kepada tersangka Jumadi, untuk menebus atau mengambil sepeda motor Yamaha Vixion milik Saiful ke pengadaian.

“Pada saat itu, pelaku Jumadu berangkan mengunakan Mobil Kijang warna biru dan Honda beat putih, saat dalam perjalan, Saiful menelfun Korban Ribut untuk ketemuan di rumah tukang Gadai itu,” papar Kombes Pol Gedion.

Setelah sepeda motor Yamaha Vixion milik Syaiful ditebus, saat itu Saiful menyuruh korban Ribut untuk mencari alamat seorang perempuan yang bernama Ayu, yang diduga menggadaikan sepeda motor Yamaha Vixion milik Syaiful.

Baca Juga:  Anggota Polri Dikabarkan Disekap di Pesantren, Kapolda Turun Tangan

“Karena korban Ribut tidak tahu alamat Ayu, korban, mengajak pelaku Jumadi ke kos Edi, namun tidak ditemukan keberadaannya, sehingga kelompok tersangka Jumadi merasa dibohongi oleh korban,” ujarnya.

Kemudian tersangka Jumadi dan Ferry menyuruh untuk menyandra korban Ribut dengan cara langsung ditarik dan dimasukkan ke dalam mobil sambil dipukuli oleh Jumadi Saiful dan Ferry, kemudian mobil tersebut berangkat ke arah desa Ambal-ambil Kec. kejayan lewat jalur dari Kel. pelintahan ke arah desa durensewu.

kemudian ke arah desa jetek dan lanjut ke Sukorejo Purwosari dan desa putir kemudian ke desa abal-abal Kecamatan kejayan dan pada saat di dalam perjalanan terjadi pertengkaran dan penganiayaan oleh kelima pelaku, dengan menggunakan tangan kosong dan kunci besi ban mobil sehingga korban ribut berontak dan ingin keluar sampai di daerah kelurahan duren Sewu.

Baca Juga:  Warga Pamekasan Ditemukan Bunuh Diri

“Ribut sempat menendang pintu samping mobil kijang sehingga pintu tersebut terbuka dan saat itu mobil dikejar oleh warga sekitar kelurahan duren Sewu dengan menggunakan sepeda motor namun berhasil melarikan diri,” jelasnya.

Namun, posisi tangan dan leher korban diikat oleh Arifin Jumadi dan Sugianto dengan tali tampar dan ditarik, kemudian kaki korban diikat oleh Arifin Romli dan Jumadi dengan jaket warna hitam,

Pada waktu sekitar pukul 22:00 Wib, pelaku Haryanto menghentikan Mobilnya di lahan PT Etika Desa Ambal-ambil Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan, lalu membuka pintu samping dan korban ribut dalam keadaan lemas tak berdaya terjatuh dengan kondisi tangan leher dan kakinya terikat.

Baca Juga:  Tiga Anak Yatim Dapat Perhatian Dari Pemkab Pamekasan

Melihat kondisi korban tidak bergerak, para pelaku penik, dan melarikan diri dan meninggalkan korban Ribut Setiawan sendirian dalam keadaan tangan dan leher terikat tali tampar dan kaki carikan jaket.

“Setelah keesokan harinya pada tanggal 16 September sekitar pukul 07:00 WIB, baru terdengar kabar bahwa ditemukan mayat oleh warga Desa Ambal-ambil Kecamatan Kejayan Kabulaten Pasuruan,” ungkapnya.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gedion menegaskan kepada pelaku yang saat ini, dalam (DPO) agar segera menyerahkan diri.

“Anda tidak akan bisa berkelit dari permasalahan ini,” tegas Dirreskrimum Kombes Pol Gedion.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB