Warga Kowel Dukung Pemkab Pamekasan Jadikan Daerahnya Kabupaten Literasi

- Admin

Minggu, 20 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Kelompok Swadaya Sasyarakat (KSM) Taman Asri Kowel Kecamatan Pamekasan mendukung Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, menjadikan daerahnya sebagai kabupaten literasi.

Masyarakat di Kelurahan Kowel tersebut mendirikan taman baca yang terletak di lokasi Taman Asri Kowel dengan nama Mandhapa Literasi. Pengunjung bisa membaca buku sambil bersantai ria di taman secara gratis. Bahkan, pihak pengelola berencana untuk menyediakan fasilitas Wifi agar pengunjung bisa mengakses literatur-literatur online.

“Mandhapa Literasi ini akan menjadi fasilitas taman dan akan menjadi pusat kegiatan edukasi bagi para pengunjung. Kami memiliki beberapa literatur yang bisa dibaca oleh para pengunjung, mulai dari agama, sosial-budaya, ekonomi dan beberapa literatur tentang resep membuat obat tradisional dan lain-lain,” terang Ketua KSM Taman Asri Kowel, M. Ali Wahdi, Minggu (20/6/2021).

Baca Juga:  Hendak Liputan, Seorang Wartawan di Pamekasan Mengaku Mendapat Intimidasi dari PKL

Pihaknya terketuk hati untuk mendirikan fasilitas membaca tersebut pemerintah daerah mempunyai niat besar menjadikan Kabupaten Pamekasan mampu berdaya saing dengan kabupaten maju lain di masa yang akan datang. Karena investasi sumber daya manusia (SDM) sangat menunjang dalam kemajuan sebuah daerah. Apalagi, zaman akan terus berkembang, sehingga masyarakatnya harus melek ilmu pengetahun, informasi dan digitalisasi.

“Kami sedang berbenah dan terus berinovasi, kedepan pemerintah merencanakan akan menyiapkan WiFi untuk para pengunjung yang ingin belajar kelompok atau kegiatan edukasi di tempat ini,” tandasnya.

Baca Juga:  Respon Cepat, Satlantas Polres Sampang Kembali Razia Dump Truk Bermuatan Pasir Tanpa Penutup

Alumnus Universitas Islam Madura ini menambahkan, pihaknya terlebih dahulu meminta pendapat dari berbagai elemen masyarakat dan stake holder lain dalam mendirikan perpustakaan mini yang diberi nama Mandhapa Literasi tersebut. Mengingat banyak sekali pelajar dan mahasiswa belajar kelompok serta diskusi di area taman yang perlu mendapat fasilitas.

“Makanya kami inisiatif untuk mendirikan ruang baca, apalagi pemkab sedang gencar-gencarnya menjadikan kabupaten ini sebagai kabupaten literasi,” tandasnya.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, pihaknya mengapresiasi semangat masyarakat yang ingin bersama-sama berjuang memajukan Pamekasan dengan mendirikan fasilitas membaca sebagai upaya mendukung pemerintah daerah menjadikan kabupaten literasi.

Baca Juga:  Plt Bupati Probolinggo Ikuti Sosialisasi Rencana Penurunan Angka Stunting

Mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini berjanji akan memberikan fasilitas tambahan berupa Wifi di daerah tersebut. Wifi itu tidak akan diberikan secara cuma-cuma kepada pengunjung, melainkan ada syarat yang harus diketahui, misalnya harus tahu lagu Indonesia Raya, Padamu Negeri, dan lagu kebangsaan lainnya atau syarat lain yang mengedukasi masyarakat.

“Itu (fasilitas, red) perlu ditambah lagi. Misalnya disamping membaca buku, juga bisa membaca referensi yang online,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru