Pimpin Upacara Hari Otoda dan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bojonegoro Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan

- Admin

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 sekaligus Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Upacara yang berlangsung khidmat di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro pada Kamis (07/05/2026) ini menjadi momentum penguatan komitmen pembangunan daerah.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula mendampingi, Wakil Bupati Bojonegoro, Sekretaris Daerah, jajaran Kepala OPD, Camat, serta staf di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Dalam amanatnya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan bahwa peringatan Hari Otoda yang mengangkat tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” mengandung makna mendalam tentang pemanfaatan kewenangan daerah. Menurutnya, daerah harus mampu menghadirkan pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga:  Dalam Upacara Hari Pahlawan, Bupati Bojonegoro Beri santunan pada Veteran dan janda Vetaran

“Melalui semangat Asta Cita, kita diharapkan mampu menyelaraskan pembangunan daerah dengan visi besar pembangunan nasional yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia, pemerataan pembangunan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” ungkap Bupati Wahono.

Terkait peringatan Hardiknas 2026 yang bertema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Bupati menegaskan bahwa kualitas pendidikan merupakan penentu masa depan bangsa. Ia mengajak kolaborasi hebat antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, hingga dunia usaha dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif di Bojonegoro.

Baca Juga:  Pj Bupati Bojonegoro Apresiasi Capaian Desa Kedungsumber dalam Penilaian Desa Antikorupsi

Pemkab Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta pengembangan literasi dan numerasi untuk memperkuat karakter siswa.

“Keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari kualitas sumber daya manusia. Otonomi daerah yang kuat harus didukung oleh sistem pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.

Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro atas Capaian Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025, Pemkab Bojonegoro berhasil meraih skor 3,5533 dengan status Kinerja Tinggi.

Baca Juga:  Polres Sampang Ringkus 10 Budak Narkoba, Satu Diantaranya Wanita

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada perwakilan siswa-siswi berprestasi yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bojonegoro melalui capaian akademik maupun non-akademik.

Peringatan ini menjadi momentum penguatan komitmen lintas sektor dalam membangun birokrasi yang efektif sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul. Dengan semangat kolaborasi antara otonomi daerah dan pendidikan berkualitas, Bojonegoro diproyeksikan mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berdaya saing demi mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera.

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru