AKP dan Kodim 0813 Bojonegoro Bahas Soal Permainan Harga Gabah di Petani

- Admin

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Kolam Pancing (AKP) melakukan Audensi dan Diskusi menyampaikan Hasil Investigasi di lapangan tentang harga gabah kering di petani.

Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Czi Arief Rochman Hakim dan Ferdian Darma Atmaja Kepala Perum Bulog Bojonegoro diskusi bareng terkait ketahanan pangan, berlangsung di Ruangan Kerja Dandim 0813 Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, Jumat (11/4/2025).

Dalam kesempatan itu awak media yang tergabung dalam AKP menjelaskan permasalahan Hasil Investigasi yang dihadapi petani pada saat panen beberapa hari lalu.

Baca Juga:  Gandeng Musisi Papan Atas, All Out Festival 2026 Targetkan Geliat Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Diantaranya Petani mengeluhkan praktik tengkulak yang memanfaatkan keterbatasan alat panen (mesin combi).

“Tengkulak menekan petani agar menjual gabah dengan harga rendah; jika petani menolak, pemilik mesin combi tidak akan memanen padi mereka,” ujar salah satu anggota AKP.

AKP menilai kurangnya alat panen milik pemerintah menjadi penyebab utama anjloknya harga gabah dan mengusulkan agar Pemerintah Daerah Bojonegoro menyediakan minimal tiga mesin combi di setiap Kecamatan.

Menanggapi Penyampaian dari AKP itu, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., menyampaikan apresiasi kepada AKP atas upayanya menyampaikan aspirasi petani.

Baca Juga:  Pengurus IPSI Kecamatan Dilantik, Ini Harapan Bupati Bojonegoro

Ia menekankan pentingnya sinergi untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Sementara itu, Ferdian Kepala Bulog Bojonegoro menambahkan bahwa terbatasnya kapasitas penyimpanan Bulog di Bojonegoro turut berkontribusi pada penurunan harga gabah.

Ia mendukung usulan AKP terkait penambahan mesin combi, gudang penyimpanan, dan mesin pengering padi di setiap kecamatan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi padi.

Lebih lanjut Anggota AKP juga mengharapkan ada Sinergitas dalam penindakan terkait Tengkulak-tengkulak yang membeli hasil petani di Bawah Harga HPP yang ditentukan oleh Pemerintah, dan AKP juga berharap Babinsa bisa mendampingi Para petani saat panen dan menjaga petani agar tengkulak tidak intimidatif kepada petani.

Baca Juga:  Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025

“Selain sarana dan prasarana kebutuhan yang krusial yang dialami oleh petani, bagaimana kodim juga bersinergitas dengan Satgas ketahanan pangan yang lainnya, agar ada penindakan di bawah demi menjaga Harga gabah diatas HPP, ketika ada penindakan di lapangan maka akan ada sistem yang diharapkan oleh Pak Presiden,” harapnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru