Begini Komentar Mas Bupati Bojonegoro di Acara Forum Konsultasi Publik di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo

- Admin

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus memacu transformasi layanan kesehatan di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo.

Melalui Forum Konsultasi Publik yang digelar di Auditorium Selasih, Kamis (12/3/2026), terungkap bahwa rumah sakit rujukan utama ini kini telah dilengkapi deretan fasilitas medis berbasis teknologi tinggi guna mempercepat penanganan kasus darurat.

Kegiatan tersebut yang dihadiri lebih kurang lebih dari 100 undangan dari unsur.

Dalam pantauan awak media pimpinan DPRD Umar abdhuloh, jajaran OPD, hingga kepala puskesmas, KBIH Bojonegoro, Bupati Bojonegoro H.Setyo Wahono,Ketua komisi C Ahmad Supriyanto, sekertaris Komisi B Sally atyasasmi,dan beberapa media yang meliput dibojonegoro.

Kegiatan ini menjadi wadah serap aspirasi sekaligus ajang pemaparan kemajuan fasilitas kesehatan daerah Bojonegoro.

Dalam laporan Direktur RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, dr. Ani Pujiningrum, memaparkan bahwa lompatan teknologi telah dilakukan, di antaranya menghadirkan CT-Scan 256 Slice.

Alat ini mampu memindai organ tubuh, termasuk jantung yang sedang berdenyut, dengan akurasi tinggi dalam waktu singkat.

Baca Juga:  Salut! Anggota Satlantas Polres Sampang Ini Bantu Dorong Pengendara Motor yang Habis Bensin

Selain itu, tersedia layanan MRI untuk diagnosis mendalam tanpa risiko radiasi. Salah satu pilar unggulan adalah Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PJPT) yang didukung fasilitas Cathlab (Laboratorium Kateterisasi Jantung) dan ICCU.

“Kami kini mampu melakukan tindakan intervensi seperti pemasangan ring jantung secara mandiri,” jelas Ani.

Tambahnya,Rumah sakit juga meluncurkan program RITMIK ENERJIK (Rujukan Terintegrasi Infark Miocard dan Kasus Emergency Jantung dengan Penanganan Komprehensif) untuk memangkas waktu penanganan (golden period) pada pasien serangan jantung guna menekan risiko kematian.

Layanan Spesialis dan Fasilitas Kritis
Tak hanya jantung, RSUD juga memperkuat unit perawatan intensif dan bedah spesialistik,
meliputi,

Perawatan Intensif, Tersedia unit PICU (anak) dan NICU (bayi) dengan peralatan modern.

Bedah Saraf dan Onkologi, Penanganan kasus kompleks saraf hingga operasi kanker yang terintegrasi dengan layanan kemoterapi.

ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy), Teknologi penghancur batu ginjal tanpa sayatan bedah.

Layanan Hemodialisa,Unit cuci darah dengan kapasitas yang terus ditingkatkan.

Secara fisik, RSUD Bojonegoro telah melakukan ekspansi dengan pembangunan Gedung G, Gedung H lantai 3, dan Gedung I.
Rumah sakit ini juga telah ditetapkan sebagai Rujukan K3RS oleh Kementerian Kesehatan sejak November 2025 dan memiliki layanan vaksinasi internasional bersertifikat.

Baca Juga:  Setahun Menjabat, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Terima Bintang Jasa dari Presiden Prabowo

Dengan kelengkapan fasilitas dan tenaga spesialis ini, warga Bojonegoro kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kota besar untuk mendapatkan akses medis kelas satu.

“Di saat Anda membutuhkan pelayanan kesehatan, serta Vaksin kami siap melayani,” tegas

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam sambutanya menegaskan bahwa forum ini merupakan instrumen penting untuk membangun transparansi antara pemerintah dan masyarakat.

“Forum ini adalah ruang dialog terbuka untuk mengetahui secara langsung harapan masyarakat. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi SDM maupun fasilitas yang lebih responsif,” ujar Wahono.

Lanjut Bupati yang akrab di panggil mas Bupati tersebut, berharap Rumah sakit yang tersebar di Bojonegoro menjadi Wisata rumah sakit yang dimana ramah lingkungan, dan tidak hanya orang sakit saja mendapat pelayanan, tapi bagi warga yang tidak sakit pun mendapat pelayanan dari rumah sakit, dengan adanya rumah sakit yang ada di Bojonegoro harapan kedepan menjadi dasar dan landasan pendapatan Daerah Bojonegoro selain dari Migas.

Baca Juga:  Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian

“Tidak selamanya kita mengandalkan pendapatan Daerah dari perolehan migas,namun dengan adanya rumah sakit yang tersebar di Bojonegoro,menjadi penyokong pendapatan Daerah, serta menjadi wisata rumah sakit, yang paling utama adalah pelayanan ditingkatkan lagi bagi warga yang tidak sakit,kita tidak berharap warga Bojonegoro sakit”terangnya.

Selain itu Wahono juga mengajak kepada para dokter Puskesmas perawat puskesmas lebih siaga selama 24 jam,lebih edukatif, lebih humanis dan komunikatif dengan media,agar masyarakat mendapatkan edukasi
Kabar terbaiknya adalah Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) telah dinaikan.

“Pelayanan dipuskesmas ini kerjanya 24 jam, dan dengan adanya kabar baik kenaikan TPP, agar kedepan pelayanan ditingkatkan lagi, meskipun itu kecil kami harap teman-teman di puskesmas tetap semangat,edukasilah masyarakat dan layanilah masyarakat dengan senyum bahagia” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Berita Terbaru