Kios Dijebol Maling, Pasar Srimangunan Sampang Tidak Aman

- Admin

Rabu, 26 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sistem keamanan di pasar Srimangunan, Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur dipertanyakan oleh para pedagang. Pasalnya, dalam dua pekan ini, sudah tiga kali dijebol pencuri. Peristiwa tersebut membuat para pedagang sangat resah.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, saking seringnya aksi garong, tak sedikit pedagang merugi karena barang dagangannya digondol para pencuri. Aksi si tangan panjang pembobol kios ini sangat dikeluhkan oleh para pedagang.

Ika salah satu pedagang yang mengaku rugi lantaran kiosnya dibobol maling. Pedagang pakaian ini pada Rabu (26/05/2021) pagi, menemukan kiosnya yang terletak di Blok A No 35 sudah dicongkel pencuri.

Baca Juga:  Siap Perjuangkan Tanah Kakaknya di Jalan Kenari Sampang, H Tohir Cs Bakal Gugat ke PTUN

“Awalnya saya tau setelah dapat telpon dari pedagang lain yang ada di pasar. Saat saya ke lokasi, roling door kios saya dicongkel, dan barang dagangan saya hilang digondol maling,” kata Ika kepada wartawan saat ditemui dilokasi.

Menurutnya kemalingan di pasar ini bukan kali pertama terjadi. Sejumlah pedagang lainnya juga kerap mengalami nasib serupa. “Kios lain juga pernah dibobol. Disini rawan maling,” imbuh Ika.

Dia mengaku bahwa pembobolan kiosnya tersebut telah dilaporkan ke kepolisian. “Begitu tau jika kios saya kemalingan, saya langsung lapor ke Polisi,” pungkas Ika.

Baca Juga:  Banjir Rendam Permukiman Warga, Jalur Poros Hingga Jalan Nasional di Sampang

Dikonfirmasi terpisah, salah satu petugas Satpam Pasar Srimangunan, Sahrawi mengaku pihaknya sudah bekerja secara maksimal. Dirinya tak menyangka jika saat itu pasar srimangunan kebobolan.

“Kami sebagai Satpam sudah melakukan pengamanan secara maksimal dengan melakukan pengecekan ke setiap kios dan di pastikan aman. Mungkin saja kali ini lagi apes saja,” tutur Sahrawi.

Ia juga mengaku sudah memberikan imbauan kepada para pedagang pasar untuk berhati-hati menyimpan barang dagangannya serta selalu mengecek kunci kios.

“Kami juga sudah imbau pedagang agar lebih teliti mengunci kios. Sebab, sempat kami temukan ada kios yang tidak dikunci sehingga kami laporkan ke koordinator pasar,” tandas Sahrawi.

Baca Juga:  Digelar di Surabaya, KPU Sampang Sukses Gelar Debat Publik Pertama Pilkada 2024

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru