Petani Asal Ngantru Ngasem Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Sawah, Kapolsek Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

- Admin

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan Turut, Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Korban diketahui bernama Puyo (82), warga RT 023/RW 03 Desa Ngantru.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya keluar rumah pada Sabtu malam (21/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB untuk melaksanakan salat Tarawih. Usai ibadah, korban seperti kebiasaannya berkunjung ke rumah anaknya di wilayah desa setempat.
Menurut keterangan keluarga, sekitar pukul 21.30 WIB korban berpamitan untuk pulang ke rumahnya.

Baca Juga:  Warga Sesalkan Petugas Damkar tidak Sigap Atasi Kebakaran di Jalan Kusuma Bangsa

Namun hingga pagi hari, korban tidak kunjung kembali dan kemudian ditemukan oleh saksi Subiyati, warga RT 018/RW 02 Desa Ngantru, dalam kondisi tergeletak di bawah jembatan area persawahan.

Petugas dari Polsek Ngasem bersama tenaga medis Puskesmas Ngasem segera melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban.

Kapolsek Ngasem IPTU Mujianto menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan Puskesmas Ngasem, tidak ditemukan luka akibat penganiayaan. Korban diduga meninggal karena sakit, mengingat memiliki riwayat tekanan darah tinggi,” terang IPTU Mujianto.

Baca Juga:  Miris, Oknum ASN DPMD Sampang Dinilai Minim Etika

Dalam pemeriksaan juga ditemukan kondisi tubuh yang mengarah pada reaksi alami pascakematian, dan dipastikan bukan akibat tindak pidana.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.

Pernyataan penolakan autopsi telah dibuat secara tertulis. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Polsek Ngasem memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan kejadian serupa.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru