SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Desa bersmaa Satgas Covid Desa Longos, Kecamatan Gapura, Sumenep, membagikan alat tempat mencuci tangan ke beberapa tempat ibadah di Desa Longos, Minggu (25/04).
Kegiatan bagi-bagi tempat cuci tangan tersebut dilakukan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah Desa dan Satgas Desa Longos dalam memberantas penularan virus Covid-19.
Sebanyak 7 unit alat tempat mencuci tangan yang dibagikan ke beberapa tempat ibadah dimulai dari Balai Desa Longos sejak pagi hari, sekira pukul 08:00 WIB dengan menggunakan mobil pick up.
Selain membagi-bagikan tempat cuci tangan ke sejumlah tempat ibadah, menurut Kepala Desa Longos, H. Amir Mas’ud, bahwa hari ini pihaknya turut melakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat ibadah.
“Kita lakukan ini di beberapa tempat ibadah yaitu masjid se Desa Longos, supaya masyarakat merasa nyaman dan aman saat menunaikan ibadah, khususnya shalat tarawih,” terangnya.
Sebenarnya, lanjut Kades Nyok, sapaan akrabnya, tetap menghimbau agar masyarakat melaksanakan shalat tarawih di rumah. Namun selebihnya, jika masyarakat setempat masih ingin melaksanakan kegiatan ibadah sholat tarawih di masjid, maka pihaknya menyediakan tempat alat cuci tangan.
“Setidaknya kita tetap mematuhi SOP pencegahan Covid-19 lainnya. Cuci tangan sebelum masuk masjid, pakai masker, tidak berjabat tangan, dan usahakan jaga jarak, serta jangan berkumpul setelah shalat tarawih,” tegasnya.
Sementara itu, menurut Ketua Ikatan Pemuda Desa (IKAPEMDES) Longos, Achmad Fikri Syah, kegiatan pendistribusian alat cuci tangan tersebut, serta penyemprotan disinfektan yang dilakukan di beberapa tempat ibadah di Desa Longos tersebut adalah kerjasama Pemerintah Desa bersama Tim Satgas Covid-19 Desa Longos.
“Kegiatan ini sebagai salah satu langkah preventif dari Pemdes bersama Satgas Covid-19 Desa Longos untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di desa kami,” jelas Fikri.
Sebelum melakukan kegiatan tersebut, pihak pemerintah Desa Longos beserta Satgas Covid-19 Desa Longos pun sudah melaksanakan kegiatan pendataan warga setempat yang datang dari luar daerah, terutama dari daerah dengan status zona merah, dengan berupa melakukan pemeriksaan dan juga penyemprotan disinfektan. Serta kemudian, di bulan Ramadhan ini ditambah dengan bantuan alat cuci tangan dan penyemprotan kembali.
“Untuk sementara 7. Nanti menyusul bagi mesjid atau tempat ibadah yang belum dapat. Sumber dana bantuan ini dari DD anggaran tahun 2020,” terang Fikri.
Dari pantauan Suarabangsa, pendistribusian tadi pagi dimulai dari Masjid Al- Barokah Dusun Polay ke Masjid Nurul Islam Dusun Polay dan Masjid At-Taufiqiyah yang ada di Dusun Telentean.
Kemudian dilanjutkan ke Masjid Nurul Istiqomah Dusun Buabu, Masjid Nurul Jannah Bintaro Dusun Kotte, Masjid Al- Abror Dusun Longos, dan Balai Desa Longos.

















