BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Masyarakat dan jajaran Pemerintah Desa di Kabupaten Bojonegoro diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan media massa.
Baru-baru ini, muncul rumor dan isu mengenai oknum yang mengaku sebagai bagian dari Media Suara Bangsa dan diduga melakukan ancaman terkait pengelolaan dana desa. Dan nama tersebut saat di get contak tidak muncul namanya.
Di duga Modus yang digunakan pelaku adalah mengirimkan pesan singkat kepada perangkat desa atau pihak terkait pembangunan.
Di duga Oknum yang mengaku bernama “P Rudi” tersebut mengancam akan melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa, termasuk dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD), ke pihak Kepolisian Daerah (Polda).
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh SUARABANGSA.co.id pesan tersebut diduga kuat merupakan upaya pemerasan.
Pelaku memanfaatkan momentum pesatnya pembangunan di Bojonegoro untuk menakut-nakuti korbannya demi mendapatkan imbalan uang atau data pribadi tertentu.
Menanggapi hal tersebut, masyarakat dihimbau untuk tidak terpancing.
Media Suara Bangsa yang asli dan dikenal di Bojonegoro, selalu mengawal pembangunan di Bojonegoro sesuai kode etik jurnalistik, dan tidak dibenarkan bagi insan pers untuk melakukan intimidasi atau meminta uang di luar prosedur hukum.
Mustakim selaku Kepala Biro SUARABANGSA.co.id Bojonegoro menyarankan Untuk menghindari jatuhnya korban, berikut adalah langkah-langkah yang disarankan.
Abaikan dan Blokir, Jangan menanggapi pesan ancaman dari nomor yang tidak dikenal. Segera blokir kontak tersebut melalui fitur aplikasi.
Jangan Kirim Uang, Jangan pernah mengirimkan uang atau memberikan data sensitif apa pun kepada pihak yang mengklaim bisa “mengamankan” perkara.
Verifikasi Resmi, Jika terdapat keraguan mengenai informasi pembangunan atau laporan hukum, segera lakukan verifikasi langsung ke kantor desa, Dinas PMD, atau pihak berwenang setempat.
“Jika intimidasi terus berlanjut, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat dengan membawa bukti tangkapan layar percakapan,” pesannya.
Catatan Redaksi Suara bangsa: Pembangunan Bojonegoro yang bersumber dari BKKD maupun APBD harus tetap berjalan sesuai aturan. Kewaspadaan kolektif sangat diperlukan agar program pembangunan tidak terhambat oleh praktik premanisme yang berkedok media.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















