Warga Patungan Perbaiki Jembatan Ambruk di Desa Daleman Kedungdung Sampang

- Admin

Jumat, 25 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Jembatan penghubung antar Desa di Dusun Laeran, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang ambruk beberapa pekan lalu, lantaran pondasi jembatan tergerus derasnya arus sungai. Namun ironisnya, hingga kini jembatan tersebut belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah setempat, utamanya dari Dinas PUPR Kabupaten Sampang.

Tanpa mengandakan anggaran dari pemerintah, warga berinisiatif memperbaiki jembatan tersebut secara patungan untuk membeli semen, besi dan material bangunan yang dibutuhkan.

Informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, sebelumnya, pejabat Dinas PUPR bersama BPBD sudah turun mengecek ambruknya jembatan tersebut dan berjanji akan segera memperbaiki.

Ketua DPD GMPK Sampang, Husairi yang juga merupakan pemuda setempat menuturkan, inisiatif masyarakat ini dikarenakan sampai saat ini, belum ada terlihat bantuan dari pemerintah daerah ataupun Dinas PU selaku instansi terkait  untuk memperbaiki jembatan yang ambruk tersebut. Jadi untuk sementara waktu, warga bergotong royong memperbaiki jembatan itu secara swadaya.

Baca Juga:  Tidak Hanya Bawa Mobdin Mudik, Camat Kasiman Bojonegoro Juga Langgar Tiga Poin Ini

“Jembatan ini, sangat vital bagi warga. Bahkan, jembatan ini bukan hanya dimanfaatkan oleh warga Desa Daleman saja, tetapi desa lainnya juga sangat memanfaatkan jembatan ini,” ucapnya, Jumat (25/12/2020).

Bila tidak segera dilakukan perbaikan, sambung Husairi, maka roda pertumbuhan ekonomi warga akan terhambat. Karena, jembagan tersebut merupakan satu-satunya akses warga menuju tempat publik.

“Kasihan warga yang mempunyai pekerjaan seperti pedagang sapi, mobil angkutan serta untuk berbelanja kebutuhan lainnya tidak bisa melintas karena hanya sepeda motor yang bisa melintas itupun karena inisiatif masyarakat juga,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kios Dijebol Maling, Pasar Srimangunan Sampang Tidak Aman

“Karena itu warga berinisiatif untuk memperbaiki dengan cara swadaya agar bisa dilintasi mobil. Dan Alhamdulillah, ada sumbangan dari salah satu dewan dapil Kedungdung,” timpalnya.

Husairi berharap Pemkab Sampang agar memprioritaskan dan segera memperbaiki jembatan tersebut demi kehidupan masyarakat.

“Walaupun ini sudah diperbaiki, masyarakat tetap berharap kepada pemerintah untuk dibangun selayaknya jembatan rabat beton,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Daleman Norhasanah saat berada dilokasi mengatakan jika perbaikan untuk sementara waktu memang dikerjakan oleh masyarakat agar kendaraan roda empat bisa melintas.

Baca Juga:  Meriahkan Malam Lebaran, Pemkab Sampang Gelar Lomba Pawai Takbir Keliling

“Sebagai Kades, saya tidak mau ini di kerjakan secara swadaya. Saya akan mengganti biaya pembelian bahan,” kata Norhasanah.

Pihaknya mengapresiasi terhadap aksi warganya yang sudah terlibat langsung untuk gotong royong memperbaiki jembatan tersebut. Ia juga berharap agar jembatan itu secepatnya di perbaiki kembali oleh pemerintah daerah agar masyarakat tidak was was ketika melintas.

“Jembatan ini poros Desa dan ini adalah wewenang Pemkab Sampang. Sudah saya ajukan, semoga tahun 2021 dibangun secara permanen,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru