BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Demokrat, Drs. Sudjono, MM, menggelar kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 pada Sabtu malam.
Bertempat di bengkel “RS Auto Car”, depan Terminal Bojonegoro, acara ini dihadiri oleh sekitar 300 konstituen yang berasal dari wilayah Kecamatan Dander, Bojonegoro, dan Trucuk. Hari Sabtu 7/2/2026, Bojonegoro Provinsi Jawa timur.
Kegiatan reses ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan menjadi ajang edukasi politik bagi masyarakat mengenai peran legislatif dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah.
Mengawal Koperasi Desa Merah Putih
Dalam orasi politiknya, Sudjono yang bertugas di Komisi A menekankan pentingnya pengawasan terhadap program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan ekonomi desa. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah program Koperasi Desa Merah Putih.
“Sebagai bagian dari Komisi A yang membidangi pemerintahan, tugas kami adalah memastikan program pemerintah berjalan sesuai relnya. Kami terus mengawal jalannya Koperasi Desa Merah Putih agar benar-benar menjadi penguat ekonomi masyarakat desa, bukan sekadar simbol,” ujar Sudjono di hadapan ratusan warga yang antusias hadiri reses paripurna ke 1.
Sudjono juga memberikan edukasi kepada warga mengenai hak mereka dalam menyampaikan pendapat. Dengan sikap rendah hati,
ia menceritakan pengalamannya sebagai sosok baru di kursi parlemen.
Menurutnya, status sebagai anggota dewan baru justru menjadi pemacu semangat untuk lebih intens turun ke lapangan.
“Saya mungkin baru di jajaran legislatif, namun keterbukaan adalah janji saya. Masyarakat tidak perlu sungkan. Aspirasi bisa disampaikan langsung malam ini, atau secara tertulis bagi yang ingin detailnya terjaga,” tambahnya.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk transparansi publik, di mana masyarakat diajak untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan daerah melalui pemberian masukan yang konstruktif.
Lokasi reses yang bertempat di area publik seperti bengkel depan terminal sengaja dipilih untuk menciptakan suasana yang inklusif dan merakyat. Aspirasi yang berkembang dalam pertemuan tersebut mencakup berbagai isu pemerintahan, layanan administrasi kependudukan, hingga penguatan kelembagaan desa di wilayah Dapil I.
Ibuhnya, Hasil dari serap aspirasi ini nantinya akan dirangkum dalam laporan resmi reses dan diperjuangkan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro untuk menjadi bahan pertimbangan kebijakan pemerintah kabupaten ke depan.
“Kalau ada yang ingin disampaikan aspirasi nanti bisa disampaikan di sini, kalau bisa saya jawab akan saya Jawab, kalau tidak bisa saya jawab, ya maaf mungkin kalau bukan wewenang saya, saya mohon maaf tidak bisa menjawab” ungkapnya.
Dari pantauan awak media beberapa konstituen dalam penyampaian aspirasi rata-rata disampaikan terkait persoalan tanah dan infrastruktur desa, dari persoalan makam sampai minta bantuan serta persoalan sengketa tanah dengan desa.
Dalam pertemuan ini juga di hadiri oleh Ketua DPC Demokrat Bojonegoro Sukur Priyanto bersama jajaran.
Dalam hal ini selain memberi sambutan penutup,Sukur juga memberi bingkisan yang hadir (red:Absen) pertama kali bingkisan nominal 1,5 juta.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















