Reses Demokrat di Dapil I, Drs. Sudjono, MM Komitmen, Serap Aspirasi Akar Rumput

- Admin

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Demokrat, Drs. Sudjono, MM, menggelar kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 pada Sabtu malam.

Bertempat di bengkel “RS Auto Car”, depan Terminal Bojonegoro, acara ini dihadiri oleh sekitar 300 konstituen yang berasal dari wilayah Kecamatan Dander, Bojonegoro, dan Trucuk. Hari Sabtu 7/2/2026, Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Kegiatan reses ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan menjadi ajang edukasi politik bagi masyarakat mengenai peran legislatif dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah.

Mengawal Koperasi Desa Merah Putih
Dalam orasi politiknya, Sudjono yang bertugas di Komisi A menekankan pentingnya pengawasan terhadap program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan ekonomi desa. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah program Koperasi Desa Merah Putih.

Baca Juga:  13 Desa di Bojonegoro Mendapat BKD Provinsi Jatim di Tahun 2024

“Sebagai bagian dari Komisi A yang membidangi pemerintahan, tugas kami adalah memastikan program pemerintah berjalan sesuai relnya. Kami terus mengawal jalannya Koperasi Desa Merah Putih agar benar-benar menjadi penguat ekonomi masyarakat desa, bukan sekadar simbol,” ujar Sudjono di hadapan ratusan warga yang antusias hadiri reses paripurna ke 1.

Sudjono juga memberikan edukasi kepada warga mengenai hak mereka dalam menyampaikan pendapat. Dengan sikap rendah hati,

ia menceritakan pengalamannya sebagai sosok baru di kursi parlemen.
Menurutnya, status sebagai anggota dewan baru justru menjadi pemacu semangat untuk lebih intens turun ke lapangan.

“Saya mungkin baru di jajaran legislatif, namun keterbukaan adalah janji saya. Masyarakat tidak perlu sungkan. Aspirasi bisa disampaikan langsung malam ini, atau secara tertulis bagi yang ingin detailnya terjaga,” tambahnya.

Baca Juga:  Tersambar Petir, Petani di Torjun Sampang Tewas Saat Membajak Sawah

Langkah ini dinilai sebagai bentuk transparansi publik, di mana masyarakat diajak untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan daerah melalui pemberian masukan yang konstruktif.

Lokasi reses yang bertempat di area publik seperti bengkel depan terminal sengaja dipilih untuk menciptakan suasana yang inklusif dan merakyat. Aspirasi yang berkembang dalam pertemuan tersebut mencakup berbagai isu pemerintahan, layanan administrasi kependudukan, hingga penguatan kelembagaan desa di wilayah Dapil I.

Ibuhnya, Hasil dari serap aspirasi ini nantinya akan dirangkum dalam laporan resmi reses dan diperjuangkan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro untuk menjadi bahan pertimbangan kebijakan pemerintah kabupaten ke depan.

Baca Juga:  Musim Penghujan, Penghasilan Pedagang Kuliner di Sampang Menurun Hingga 20 Persen

“Kalau ada yang ingin disampaikan aspirasi nanti bisa disampaikan di sini, kalau bisa saya jawab akan saya Jawab, kalau tidak bisa saya jawab, ya maaf mungkin kalau bukan wewenang saya, saya mohon maaf tidak bisa menjawab” ungkapnya.

Dari pantauan awak media beberapa konstituen dalam penyampaian aspirasi rata-rata disampaikan terkait persoalan tanah dan infrastruktur desa, dari persoalan makam sampai minta bantuan serta persoalan sengketa tanah dengan desa.

Dalam pertemuan ini juga di hadiri oleh Ketua DPC Demokrat Bojonegoro Sukur Priyanto bersama jajaran.
Dalam hal ini selain memberi sambutan penutup,Sukur juga memberi bingkisan yang hadir (red:Absen) pertama kali bingkisan nominal 1,5 juta.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru