Festival Ojung, Upaya Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya dan Promo Wisata

- Admin

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Dalam rangka memperkenalkan budaya dan wisata potensial di Kabupaten Sumenep, Pemerintah setempat terus menggalakkan festival budaya.

Kali ini Pemerintah Kabupaten Sumenep mengadakan Festival Ojung 2025 yang ditempatkan di objek wisata Pantai Badur Kecamatan Batuputih.

Ojung merupakan tradisi yang berkembang di Masyarakat Madura, Khusunya di Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep.

Ojung seni bertarung menggunakan senjata rotan yang dimainkan oleh dua orang. Dari keduanya, masing-masing menggunakan rotan untuk memukul lawannya.

Dari keduanya yang paling banyak mengenai badan lawan adalah pemenangnya.

Selain menggunakan Rotan, sebagai senjata, pemain atau atlite ojung menggunakan tameng di perngelangan tangannya, yakni menggunakan kain dan semacamnya yang dililitkan ke pergelangan tangan.

Baca Juga:  Perhatikan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat, Bupati Sumenep MoU Pengelolaan Sampah dengan PT SBI

Pemain ojung juga menggunakan pengaman kepala untuk melindungi kepala dari pukulan rotan musuh.

Masyarakat rutin mengadakan Ojung untuk ritual agar di desa itu terhindar dari segala musibah bencana alam, termasuk ritual meminta datangnya hujan di musim kemarau.

Pemerintah Daerah bersama Komunitas Ojung Sapo’ Angin mengambil lokasi penyelenggaraan di wisata itu, untuk menggabungkan potensi budaya dan keindahan alam, agar menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim mengatakan bahwa pihaknya menggelar ojung di Pantai Badur tidak lain untuk semakin mrmperkenalkan objet wisata Pantai Badur yang indah.

“Kami menginginkan dengan pelaksanaan festival ini tidak hanya sekadar menjadi media pelestarian budaya saja, tetapi juga sebagai penggerak semakin memperkenalkan wisata Pantai Badur kepada masyarakat luas,” ucapnya, Sabtu (17/05/2025).

Baca Juga:  Peringati Hari Pahlawan, Pemkab Sumenep Harapkan Munculnya Sosok Pembuat Inovasi Baru

Festival Ojung mampu menarik perhatian wisatawan berkunjung ke Pantai Badur, sehingga kegiatannya tidak hanya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas daerah.

“Festival Ojung bukan hanya menjadi tontonan, tetapi membawa manfaat agar semakin terkenal potensi pariwisatanya,” ujarnya.

Wakil Bupati mengharapkan, Pantai Badur menjadi salah satu objek wisata unggulan Kabupaten Sumenep, supaya keberadaannya memberikan efek positif, untuk menumbuhkan ekonomi dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.

“Karena itulah, Festival Ojung dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar produk UMKM dan musik tradisional di lokasi kegiatannya,” terangnya.

Baca Juga:  Berkah Ramadhan, Perguruan Silat Surban Putih Sampang Santuni Anak Yatim dan Kaum Duafa

Pihaknya mengajak generasi muda untuk ikut dalam pelestarian budaya, sebagai bentuk cinta terhadap tanah kelahiran dan kekayaan tradisi, agar tidak punah di tengah arus modernisasi demi menjaga identitas masyarakat.

Sementara, peserta Festival Ojung diikuti sepuluh orang pemain profesional yang telah diseleksi oleh paguyuban Ojung Sapo’ Angin.

Di lokasi acara sebanyak 14 desa se-Kecamatan Batuputih, ikut memeriahkan kegiatan dengan melibatkan UMKM setiap desa.

“Generasi muda harus mengetahui tradisi masyarakat Kabupaten Sumenep, karena jika tidak mengenal budayanya sendiri, tentu saja mereka tidak mencintai daerahnya,” pungkas Politisi senior PKB tersebut.

Penulis : Hairul

Editor : Putri

Berita Terkait

Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura
Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 
PLN Gaspol Terangi Madura, Infrastruktur Listrik Diperkuat Hingga Pulau Terluar
Di Sumenep ada Festival Tanam Tete Masa Nabur Belta Loh, Dimerihkan Pameran Budaya
Jamasan Pusaka, Bupati Sumenep Upayakan Jadi Agenda Budaya Internasional
Kelurahan Kepatihan Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Bagikan Seribu Kue Serabi
Sekitar 270 Orang Diruwat di Kayangan Api, Begini Harapan Pemkab Bojonegoro
Pelantikan Pengurus SMSI Madura Raya Dimeriahkan Musik Tongtong dan Kesenian

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Sabtu, 31 Mei 2025 - 12:07 WIB

Nelayan Sumenep Temukan 35 Kg Narkoba Mengambang di Lautan

Berita Terbaru