Bojonegoro Raih Tiga Penghargaan Pada Peringatan BBGRM Ke-XXI Dan HKG PKK Ke-21 Prov Jatim 2024

- Admin

Selasa, 11 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id –  Di Kota Blitar Selasa 11 Juni 2024, Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke- XXI Dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-21 Provinsi Jatim Tahun 2024 merupakan momentum strategis untuk mengimplementasikan nilai dan semangat kegotong royongan di masyarakat, sekaligus upaya menyegarkan kembali kedudukan dan peran TP PKK menjadi bagian tidak terpisahkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Empat hari lamanya sejak pembukaan tanggal 07 sampai 11 Juni 2024, peringatan BBGRM Dan HKG PKK Provinsi Jatim 2024 berlangsung meriah di Alun-alun Kota Blitar.

Penjabat Gubernur Jatim Adhi Karyono mengapresiasi kepada seluruh peserta Kabupaten/Kota Se-Jatim atas partisipasi serta suksesnya penyelenggaraan BBGRM yang kita peringati setiap tahun, terkhusus Wali Kota Blitar beserta TP PKK Kota Blitar berkenan menjadi tuan rumah. Istimewanya pelaksanaan peringatan BBGRM Ke-XXI Dan HKG Ke-52 Prov Jatim 2024 pada bulan ini masuk pada peringatan bulan Bung Karno di Kota Blitar.

Adhie menilai, tentu ini sangat selaras dan relevan, karena menurut Bung Karno lima sila yang terkandung dalam Pancasila kalau di ringkas menjadi trisila, yaitu nasionalisme, demokrasi, dan ketuhanan, dan apabila disingat lagi satu sila/eka sila adalah gotong royong,

Baca Juga:  Banjir Kiriman Hulu Temayang Rendam Tiga Desa di Kapas Bojonegoro, Polsek Siaga Penuh di Jalur Utama

“jadi inti dari Pancasila adalah gotong royong, maka tidak salah sangat relevan bahwa gotong royong merupakan inti dari setiap sendi-sendi kehidupan,” terangnya.

Ia menambahkan, bulan bhakti gotong royong itu bisa menjadi starter, untuk supaya Jawa Timur serta Indonesia menjadi negara yang maju, maka harus menjaga budaya kita yaitu gotong royong.

Adhi juga memberikan apresiasi anugerah penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang melaksanakan gotong royong terbaik dan insan inovatif pada peringatan BBGRM Ke-XXI Provinsi Jatim 2024, yaitu :

Kategori Desa :
1. Terbaik I, yaitu Desa Ngebab Kecamatan. Pujon, Kabupaten Malang.
2. Terbaik II, yaitu Desa Pajeng Kecamatan. Gondang Kabupaten Bojonegoro.
3. Terbaik III yaitu, Desa Krandegan Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun.
4. Terbaik IV yaitu, Desa Gedeg Kecamatan. Gedeg Kabupaten. Mojokerto
5. Terbaik V yaitu, Desa Petahunan Kecamatan. Sumbersuko Kabupaten. Lumajang

Kategori Kelurahan :
1. Terbaik I yaitu, Kel. Rembang, Kec. Sananwetan Kota Blitar.
2. Terbaik II yaitu, Kel. Kapasari, Kec. Genteng, Kota Surabaya.
3. Terbaik III yaitu, Kel. Manisrejo Kec. Taman, Kota Madiun.

Selain itu, Pj Gubernur Jatim juga memberikan penghargaan kepada saudara Rohmad Ainul Yaqin asal Kec. Margomulyo raih juara II inovasi teknologi tepat guna, dan POSYANTEKDES Margo Trokal Desa Margomulyo Kec. raih juara III Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Jalin Kerjasama dengan RSPAD Gatot Soebroto

Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto ucapkan terima kasih kepada Kades dan seluruh peserta yang menerima tiga penghargaan sekaligus, ini akan menjadi langkah awal kita ke depan untuk Kabupaten Bojonegoro semakin maju, sukses, dan semakin baik.

“Mudah-mudahan dengan penghargaan ini menjadi modal memacu semangat untuk semua warga Bojonegoro memberikan inovasi-inovasi dan memperkuat membangun Bojonegoro semakin maju dan semakin hebat dan sejahtera,” harapnya.

Inbuhnya, seperti diketahui, kegiatan gotong royong di Kabupaten Bojonegoro dilaksanakan dengan melibatkan kelembagaan masyarakat di Desa dan Kelurahan (TP PKK, Karang Taruna, RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan), serta multi stakeholder terkait lainnya yang merupakan mitra pemerintah dalam rangka mengintervensi dan akselerator pembangunan.

Salah satu potret pelaksanaan gotong royong masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, tim penilai dapat melihat dan memotret kegiatan-kegiatan di berbagai aspek atau bidang (kemasyarakatan, lingkungan, ekonomi, maupun sosial, budaya keagamaan) di Desa Pajeng Kecamatan Gondang yang sebelumnya telah lolos pada tahapan administrasi dan presentasi di beberapa kesempatan yang lalu.

Kegotongroyongan di Desa Pajeng ini sebagai bukti bahwa nilai nilai gotong royong masyarakat Desa benar-benar masih ada karena tidak hanya simbol atau jargon belaka, akan tetapi telah menjadi budaya, karakter yang mengakar secara turun menurun dari nenek moyang yang sampai saat ini masih terus dilaksanakan, utamanya dalam wujud “Lumbung kemakmuran dan rukun kematian”.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Siapkan Antigen Massal di Bangkalan

Lanjutnya, Keduanya merupakan bentuk inovasi yang murni dilaksanakan karena adanya komitmen bersama yang didasari oleh nilai-nilai leluhur, dimana Lumbung Kemakmuran sebagai wujud bagaimana masyarakat Pajeng guyub rukun menyisihkan sebagai hasil panen untuk dikumpulkan dan selanjutnya dikembangkan melalui kegiatan simpan pinjam dan hasilnya diperuntukkan kembali menjadi suatu bentuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat desa Pajeng sendiri, seperti pembangunan irigasi, pembelian tanah untuk sekolahan dll.

“Di sisi lain ada Rukun Kematian, yang tidak kalah luar biasanya, bagaimana masyarakat Desa Pajeng secara ikhlas mengumpulkan bantuan kepada Keluarga yang berduka, dan ini dilakukan tanpa adanya paksaan akan tetapi lebih pada semangat gotong royong saling membantu meringankan beban keluarga yang sedang kesripahan agar jenazah mendapatan pulasara/ pengurusan pemakamannya bahkan tahlilan 7 hari secara layak dan sesuai dengan syariat agama, dan inilah yang menjadi inspirasi atau bersinergi dengan program bantuan Santunan Duka oleh Pemkab Bojonegoro,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri
Bukan Sekadar Bantuan, Bupati Bojonegoro Sebut Keberhasilan Penuntasan Kemiskinan Adalah Perubahan Mindset dan Naik Kelas Ekonomi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru