Terkait Idhul Fitri Tidak Sama, Begini Komentar Forum umat Beragama Bojonegoro

- Admin

Rabu, 26 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Bulan ramadhan momen hari raya Idul Fitri merupakan hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Setiap tahun, penentuan 1 Syawal sebagai tanda Hari Raya Idul Fitri dilakukan Pemerintah Indonesia dengan sidang isbat. Mengenai penetapan Ramadan atau perayaan Idul Fitri, umat Islam kerap tidak sama. Di Indonesia, sudah menjadi maklum apabila umat Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah merayakan Hari Raya Idul Fitri pada hari yang berbeda.

Baca Juga:  Aksi Heroik Kapolsek Pangarengan Sampang Kejar-kejaran Tangkap Penjambret dengan Mobil Patroli

Pada tahun ini Idhul Fitri yang tidak bersama sama menjadi pembahasan dan sempat menjadi perbincangan di kalangan Nitizen.

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, Tamam Syaifuddin, menjelaskan jika perbedaan ini adalah momentum bagi umat Islam terlebih menjelang tahun politik.

“Pasti akan mengalami dinamika perbedaan. Tetapi harus dalam koridor kebersamaan. perbedaan hari ini bagian dari pembelajaran bagi umat Islam dan rakyat Indonesia yang harus siap hidup bersama dalam perbedaan dan berbeda dalam kebersamaan,” katanya.

Baca Juga:  Dua Warga Lenteng Ini Diciduk Polisi Gara-gara Nyimpan Sesuatu

Lanjut mantan Ketua DPRD Bojonegoro tersebut Perbedaan ini, merupakan kodrat dan irodratnya Allah SWT untuk memberikan pelajaran bagi umat Islam secara umum dan warga Indonesia pada khususnya.

“Perbedaan (hari raya.red) itu di jaman sahabat dan tabiin sampai ke jaman ulama,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini pria yang akrab disapa Pak Tamam, ini menuturkan jika yang terpenting bukanlah di materi perbedaannya, karena di dalam Islam sudah dikenalkan ada imam 4.

“Antara guru dan murid itu bisa tidak sama. Itu pelajaran juga. Perbedaan itu untuk mendewasakan umat Islam,” jelasnya.

Baca Juga:  EDITORIAL: Konser Ungu di Tengah Badai Ekonomi Global, Investasi Strategis atau Risiko masa lalu terulang lagi?

Selain itu dirinya menuturkan jika metode hilal dan hisab untuk menentukan 1 Syawal, mempunyai dasar masing-masing.

“Kalau mau berebut perbedaannya tidak akan selesai tapi berebut lah kebersamaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru