Soal Keluhan Warga, PLN Area Bojonegoro Akan Lakukan Penelusuran

- Admin

Selasa, 14 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Soal vendor yang lakukan itu kita tidak tahu, karena ada beberapa vendor, apalagi kalau luar daerah kita tidak tahu, untuk pencatat meteran dari anak perusahaan PLN kita sendiri,” ungkapnya.

Disingung terkait ada oknum pencatat meteran yang menagih dengan pelanggan dan mempermalukan kepada pelanggan pada rekan pelanggan, apakah hal tersebut dibenarkan.

Choirul menjelaskan terkait perjanjian pelanggan dengan PLN, terkait sangsi bagi konsumen yang terlambat. Dan bila ada yang mempermalukan itu oknum semata bukan dari PLN.

“Sebenarnya dalam hal keterlambatan sudah dijelaskan bila jatuh tanggal akan diperingatkan atau disegel sementara, kalau mempermalukan tidak ada,” jelasnya.

Baca Juga:  Mengejar Ambisi, Menabrak Regulasi Potret Buram Proyek Koperasi Merah Putih di Bojonegoro

Lebih lanjut, dengan kejadian ada pencatat meteran yang melakukan penagihan bila dirinya mempunyai Payment Point Online Banking (PPOB), dan pelanggan bisa juga mengunakan Jasa PLN mobile.

“Untuk pencatat meteran bila ada yang punya untuk PPOB dia bisa melayani pembayaran, pelanggan disarankan bisa bayar di gopay, PLN mobile, tapi kalau yang pelosok bebannya (admin) biaya tinggi, bisa dengan pencatat meteran yang mempunyai PPOB,” jelasnya.

Lanjut ke Halaman Berikutnya

Halaman: (1) (2) (3)

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB