Anggota DPRD Sumenep Minta Bupati Fauzi Turun Tangan Selesaikan Persoalan Dua BUMD

- Admin

Sabtu, 9 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep meminta Bupati Fauzi turun tangan untuk menyelesaikan persoalan yang ada di dua BUMD.

Menurut Juhari, politisi PPP menganggap bahwa dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumenep, Madura, Jawa Timur dinilai masih jauh dari harapan.

Dua perusahaan pelat merah itu adalah PD Sumekar dan PT Sumekar. Keduanya dianggap tidak sehat lantaran belum bisa menghidupi perusahaannya. Apalagi sampai memberikan dividen (pembagian laba perusahaan) kepada Pemerintah kota Sumekar, tentu saja belum mampu.

PD Sumekar mengelola bisnis Apotek, yang dalam pelaksanaanya dipihakketigakan. Dan, ternyata juga tidak memberikan profit kepada PD Sumekar, meski dalam catatanya ada keuntungan. Perusahaan ini juga mengelola pengadaan beras ASN (Aparatur Sipil Negara). Ternyata kedua bisnis tak membuat BUMD ini sehat.

Baca Juga:  Banyak Jalan Rusak, Sejumlah Mahasiswa Ngadu ke DPRD Sumenep

Sementara PT Sumekar hanya mengelola bisnis perkapalan. Yakni, menggunakan kapal DBS (Dharma Bahari Sumekar). Ternyata bisnis ini malah mrnimbulkan gejolak, karena tidak mampu membayar gaji karyawannya.

“Dua BUMD ini kan sudah lama berdiri, dan terus dipaksa untuk bisa menghasilkan. Ternyata sampai detik ini perusahaan ini tidak sehat,” terang anggota komisi II DPRD Sumenep Juhari.

Maka, sambung dia, bupati Sumenep harus “turun tangan” untuk bisa membuat perusahaan ini sehat setidaknya untuk dirinya.

Minimal langkah taktis dari pemerintah agar ada progress pertumbuhan dari bisnis yang digeluti. Sehingga, lebih berkembang.

Baca Juga:  Bersama PMI Jatim, Pemkab Probolinggo Terjunkan Kendaraan Bermuatan 5000 Liter Disinfektan

“Bupati itu kan pengusaha, kami yakin punya cara dan trik untuk bisa menyehatkan dua BUMD yang tidak sehat. Entah dengan membuka bisnis baru atau langkah kebijakan lain yang bisa menguntungkan,” ujar politisi PPP ini.

Untuk itu, pihaknya berharap bupati tidak hanya sekadar memikir OPD (Organisasi Perangkat Daerah), tapi BUMD yang tidak sehat juga harus dibiarkan.

“Ini jangan dibiarkan, masak dari bupati sebelumnya dan sampai saat ini belum ada langkah taktis dalam membuat penyehatan BUMD ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Cemburu, Pria Arjasa Sumenep Aniaya Suami Mantan Istrinya

Oleh karena itu, pihaknya menunggu gebrakan bupati dalam menyelasaikan masalah Dua BUMD ini. Hanya saja dia mengingatkan, jangan sampai penyertaan modal dijadikan solusi.

“Nanti tidak sehat ada penyertaaan modal lagi, itu kami kira bukan solusi. Tapi, harus ada kebijakan baru yang inovatif dari bupati,” tukasnya.

Berita Terkait

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:39 WIB

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Berita Terbaru