Jelang Bulan Ramadhan, BIN Bersama Pemkab Sumenep Gencarkan Vaksinasi

- Admin

Rabu, 30 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Badan Intelijen Negara (BIN) yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Keluarga Bencana Kabupaten Sumenep dalam hal ini Puskesmas Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep terus menggencarkan vaksinasi.

Upaya tersebut terlihat ketika petugas vaksinasi dari Puskesmas Pragaan Kabupaten Sumenep bersama dengan anggota Medical Intelligence Badan Intelijen Negara, memberikan suntikan vaksinasi kepada puluhan santri di SDI Mabdaul Falah Desa Kaduara Timur Kecamatan Pragaan Kab Sumenep pada hari Rabu 30 Maret 2022.

Kepala Sekolah SDI Mabdaul Falah Desa Kaduara Timur, Ustad M Suharyanto S.Pd, mengatakan bahwa pemberian vaksinasi kali ini adalah vaksinasi dosis kedua setelah sebelumnya pada 25 Februari 2022 sebanyak 48 santri mendapatkan dosis pertama.

Dan Alhamdulillah pada kegiatan vaksin hari ini sebanyak 62 santri dan pembimbing telah mengikuti vaksin tidak hanya dosis 2, tetapi juga vaksinasi dosis 1 dan booster.

Baca Juga:  Diduga Dibacok Tetangganya, Warga Legung Alami Luka Robek

“Alhamdulillah, pada 25 Februari 2022 yang lalu, sebanyak 48 anak didiknya telah menerima vaksinasi dosis pertama. Dan pada hari ini, anak-anak kembali menerima vaksinasi dosis kedua. Bahkan ada yang menerima dosis 1,” terang Ustad M Suharyanto, S.Pd.

Lebih lanjut Suharyanto berharap dengan vaksinasi kedua ini, para santri dapat terhindar dari covid-19.

Menurutnya, kegiatan vaksinasi juga dapat diikuti oleh lembaga pendidikan yang lain di wilayah Kecamatan Pragaan agar proses kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal.

“Upaya Pemerintah mencerdaskan bangsa melalui pendidikan juga dapat segera terwujud,” sambungnya.

Sedangkan Kepala Puskesmas Pragaan, H. Abdul Azis, S.Kep., M.Kes, mengemukakan bahwa kegiatan vaksinasi di SDI Mabdaul Falah Kaduara Timur merupakan bagian dari serangkaian kegiatan vaksinasi Puskesmas Pragaan yang bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara.

Baca Juga:  Saat Main Judi Slot, Warga Sumenep Ini Diamankan Polisi

“Kerjasama ini telah berhasil memberikan vaksin kepada ribuan orang di wilayah Puskesmas Pragaan baik vaksin dosis 1, 2 dan booster,” kata Kepala Puskesmas lebih lanjut.

Sementara petugas Medical Inteligent Badan Intelijen Negara, Anton, mengemukakan bahwa pemberian vaksinasi akan terus dilakukan sampai tercipta herd immunity atau kekebalan komunal di masyarakat atau paling sedikit sebanyak 80 persen penduduk di Sumenep sudah menerima vaksin primer dan booster.

Sebagai gambaran bahwa per-29 Maret 2022, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep melalui pelayanan faskesnya telah menyuntikkan vaksin dosis pertama COVID-19 sejumlah 738.856 dosis, dosis kedua yang sudah disuntikkan adalah sebanyak 573.929 dosis dan vaksinasi ketiga mencapai 34.102 dosis.

Baca Juga:  Pimpin Apel Operasi Ketupat Semeru 2021, Bupati Sumenep Sampaikan Delapan Amanat Kapolri

Sementara terkait pemberian vaksin booster, hal tersebut selaras dengan pernyataan Wakil Presiden KH. Makruf Amin yang mewacanakan vaksinasi dosis ketiga (booster) COVID-19 menjadi syarat untuk mudik pada musim libur Lebaran 2022.

“Nanti booster itu kita ingin jadikan sebagai syarat, kalau nanti orang mau mudik,” kata Wapres Ma’ruf Amin di Bandung, Selasa, 22 Maret 2022.

Menurut Kyai Ma’ruf, selain dua kali vaksinasi lengkap, masyarakat juga diminta untuk segera melakukan vaksinasi booster.

“Sehingga dengan demikian tidak perlu lagi ada semacam di-PCR, atau antigen. Ini kalau tidak terjadi lonjakan-lonjakan, kalau suasana terus landai yang sekarang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro
Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara
Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya
Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru