Pemkab Probolinggo Terus Percepat Capaian Vaksinasi

- Admin

Selasa, 15 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus percepatan cakupan vaksinasi covid-19 yang sasarannya untuk umum.

Pencapaian dosis 1 mencapai 768.510 kalau dalam persentase 86.28% yang total target Vaksinasi sebanyak 890.667 orang.

Sedangkan untuk dosis 2 hampir mencapai 563.520 atau 63.27% sedangkan untuk booster 3 sudah mencapai target 23.543 orang dalam persentase sudah 2.64%.

Hal ini berdasarkan dengan data dashboard KPC-PEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) hingga tanggal 12 September 2022. Sementara berdasarkan data manual, dosis 1 mencapai 740.062 orang atau 83,09%, dosis 2 mencapai 560.032 orang atau 62,88% dan dosis 3 mencapai 24.812 orang atau 2,79% dari total sasaran 890.667 orang.

“Capaian kita untuk dosis 1 sesuai data dashboard mencapai 768.510 orang atau 86,28% dari target sehingga tidak ada masalah. Dosis 2 kita masih 563.510 orang atau 63,27%. Target ke level 1 harus mencapai 70% untuk dosis 2,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Mujoko.

Baca Juga:  RSUD Sumenep Sediakan Dokter Spesialis Senior THT, Pasien akan Mendapat Pelayanan Terbaik

Menurut Mujoko, sesuai data manual Dinkes Kabupaten Probolinggo dan dashboard KPC-PEN ada beberapa puskesmas yang perolehan vaksinasi dosis 1 di atas 80%. Yakni, Puskesmas Pajarakan, Suko, Gending, Sumberasih dan Jabung Sisir. Namun rata-rata capaian vaksinasinya sudah di atas 70%.

“Data manual adalah data yang belum keseluruhan terentry. Sementara data dashboard adalah data yang sudah masuk semua. Memang ada selisih karena gerakannya door to door. Tidak mungkin langsung ngentry, kadang dibawa ke puskesmas. Kadang 2 hingga 3 hari baru terentry dengan baik. Sehingga dasarnya itu untuk data dashboard,” jelasnya.

Mujoko menerangkan upaya untuk mengejar target pihaknya sudah membuka pos-pos pelayanan di tingkat desa. Dimana satu desa itu ada satu tim yang terdiri dari 4 orang yang bertugas untuk melayani masyarakat desa.

“Pelayanan ini dibuka setiap hari dan mereka door to door dari rumah ke rumah. Mereka mencari sasaran yang blum tervaksin. Dan sasaran itu sudah kita berikan dan tinggal dia menuju ke lokasi secara door to door,” terangnya.

Baca Juga:  DKPP Probolinggo Berikan Sosialisasi Pemasangan Lampu Budidaya Bawang

Sementara untuk capaian vaksinasi lansia sesuai data dashboard jelas Mujoko, dari total sasaran 112.618 orang, dosis 1 mencapai 81.851 orang atau 72,68%, dosis 2 mencapai 53.610 orang atau 47,60% dan dosis 3 mencapai 1.258 orang atau 1,12%.

“Jika sesuai data manual, untuk dosis 1 mencapai 80.027 orang atau 71,06%, dosis 2 mencapai 52.443 orang atau 46,57% dan dosis 3 mencapai 1.563 orang atau 1,39%,” ujarnya.

Mujoko menjelaskan untuk turun ke level 1 maka cakupan vaksinasi lansia untuk dosis 2 harus 60%. Sementara posisi di Kabupaten Probolinggo baru mencapai 47,60% untuk dosis 2. Sehingga untuk ke level 2 masih sangat aman.

“Kemarin kita jatuh ke level 3 karena faktor respon positifity ratenya itu lebih tinggi. Harusnya dibawah 5%, tetapi kita 16,0%. Hal ini terjadi karena kasus impor yang diperiksa di Jakarta, Surabaya dan sebagainya itu termasuk yang positif dikembalikan ke Kabupaten Probolinggo sehingga itu menjadi kasus positif Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Baca Juga:  DPMD Kabupaten Probolinggo Gelar Rakor Persiapan Pelantikan Kades Terpilih

Selain itu tegas Mujoko, tracing di Kabupaten Probolinggo harusnya di atas 15 tetapi masih 9,0. Hal ini harus ada dukungan dari lintas sktor yang kuat. “Kalau berjalan sendiri tidak akan mampu,” tambahnya.

Sedangkan untuk cakupan vaksinasi Covid-19 usia 6-11 tahun sesuai data dashboard untuk dosis 1 mencapai 59,50% atau 61.152 anak dan dosis 2 mencapai 33.573 anak atau 32,67% dari total sasaran 102.777 anak. Sementara sesuai data manual, untuk dosis 1 mencapai 69.873 anak atau 67,99% dan dosis 2 mencapai 47.538 anak atau 46,25%.

“Untuk pelayanan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun ini tim kita jemput bola turun ke sekolah-sekolah. Tetapi juga memberikan di kantor kelurahan dan desa bagi anak yang belum divaksin. Di samping itu tim juga melakukan vaksinasi secara door to door mencari anak yang belum tervaksin,” pungkasnya.

Berita Terkait

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro
Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara
Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya
Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?
Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru