Hari Ini, DKR Tutup Rekening Donasi Untuk Pengobatan Bayi Tanpa Anus Asal Desa Taddan Camplong Sampang

- Admin

Minggu, 3 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kabupaten Sampang menutup rekening penggalangan dana untuk biaya pengobatan bayi Siti Romlah. Penutupan dilakukan menyusul adanya donatur dari Yayasan Cahaya Ummat Kabupaten Pamekasan yang akan menanggung semua biaya pengobatan bayi tanpa anus itu hingga sembuh.

Siti Romlah divonis dokter menderita kelainan kongenital yang dikenal dengan nama Atresia Ani pada usus besar yang menyebabkan feses terjebak di dalamnya. Usus besar pasien tidak dapat bertemu dengan anus. Hal ini menyebabkan buang air besar tidak bisa normal.

Baca Juga:  Kadis Pertanian Sampang Akhirnya Buka Suara, Tapi Masih Bungkam Soal Spesifikasi Pompa Air Bernilai Ratusan Juta

Bayi malang ini merupakan putri dari pasangan Horin dan Alwidi, warga Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

“Jadi kepada semua donatur, donasi atau bantuan biaya bayi Siti Romlah yang dibuka oleh DKR sudah ditutup. Jika ada para donatur yang ingin menyumbang, langsung ditransfer melalui nomor rekening cahaya ummat,” kata Bung Fafan, perwakilan DKR saat mendampingi tim dari Yayasan Cahaya Ummat Pamekasan di RSUD dr Moh Zyn Sampang, Minggu (03/01/2021).

Bung Fafan juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sampang yang telah membantu pengurusan semua administrasi bayi malang tersebut.

Baca Juga:  Puluhan Sopir Truk Tetap Bertahan di Sepanjang Jalan Bojonegoro

“Kami sampaikan ucapan terimakasih juga kepada Pemkab Sampang yang telah membantu syarat administrasi,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan dari Yayasan Cahaya Ummat Kabupaten Pamekasan, Ahnaf Thalib berjanji akan mengawal semua proses pengobatan bayi perempuan tersebut. Saat ini, kata dia, pihak DKR menyerahkan dana pada Yayasan Cahaya Ummat sebesar Rp 15 juta.

“InsyaAllah untuk kekurangan dana yang akan dikeluarkan buat biaya operasi dan juga biaya tindakan yang lain, maka nanti kami akan galang dana melalui media sosial dan juga teman-teman yang lain,” kata Ahnaf Thalib.

Baca Juga:  ODGJ di Pamekasan Ditemukan Tewas Membusuk di Kamarnya

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban kedua orang tua bayi Siti Romlah, sekaligus mengajak masyarakat untuk turut memberikan bantuan kepada bayi tersebut.

“Kita harapkan semua pihak turut mengulurkan tangan untuk membantu Siti Romlah,” tutupnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB